HETANEWS

Selisi Paham di Warung Kopi, Pangulu Nagori Sigodang Barat Jadi Korban Pembacokan

Korban saat berada di Rumah Sakit Rondahim Pematang Raya.

Simalungun, hetanews.com - Jon Edi Riston Saragih (42), pangulu Dusun Sigodang, Nagori Sigodang Barat, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, menjadi korban pembacokan oleh warganya sendiri, pada Selasa (17/12/2019), lalu, sekitar pukul 22.30 WIB.

Menurut keterangan saksi dan korban kepada polisi,  pembacokan itu bermula saat korban singgah, di kedai kopi milik warga, bernama  Evi Br Sihaloho, di Dusun Sigodang Nagori Sigodang Barat, Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun.

Dan saat itu, terjadi pertengkaran mulut, antara dua orang warga bernama Maruli Simarmata dan Turi Sinaga.

Dalam  pertengkaran tersebut, Maruli Sinaga,  menyangkut pautkan pertengkaran tersebut dengan pangulu.

Mendengar hal tersebut pangulu mengatakan “jangalah  sangkut pautkan dengan pangulu,  jelas korban kepada kedua pria tersebut.

Dikatakan oleh korban menirukan percakapan pelaku (Maruli Sumarmata)  “kau pun nggak bisa mengurus masyarakatmu, soal jalan dengan tanah”. 

Selanjutnya, Turi Sinaga dan pangulu mencoba meredahkan suasana dengan dengan perkataan  ”besoklah kalian datang kepada saya, sekalian membawa surat tanah kalian, ujar korban.

Selanjutnya  pangulu menyuruh pelaku untuk pulang, namun lagi - lagi pelaku Maruli Simarmata, terlihat tak terima sembari berkata ”tunggulah disitu” ujar korban menirukan nada pelaku.

Selanjutnya pelaku Maruli Simarmata, kembali menghampiri korban dan langsung membacok korban dengan sebilah pedang yang diselipkan pelaku, di balik sarung miliknya.

Atas insiden tersebut, korban mengalami luka robek pada lengan kiri,  punggung kiri dan luka pada bahu kiri serta luka gores pada perut sebelah kiri dan luka robek pada bagian telapak tangan kirinya.

Puas dengan perbuatanya, lantas pelaku langsung pergi meninggalkan korban dengan keadaan berdarah – darah.

Selanjutnya  oleh warga, korban langsung dibawa ke rumah sakit Rondahim Pematang Raya untuk mendapatkan pertolongan. Dan pada Rabu (18/12/2019), korban resmi membuat laporan ke Polsek Panei Tongah Kabupaten Simalungun.

Sedangkan pelaku, hingga saat ini telah melarikan diri dan belum diketahui keberadaanya.

Kapolsek Panei Tongah, Iptu Juni Hendrianto membenarkan kejadian tersebut dan hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait insiden pembacokan tersebut.

“Benar adanya kejadian itu, sampai saat ini kita masih melakukan penyelidikan,”ujar Iptu Juni

Penulis: tim. Editor: gun.