HETANEWS

Frans Herbert: Salah Satu Persoalan PDPHJ Jumlah Pegawai Melebihi

Frans Herbert

Siantar hetanews.com -  Ketua Fraksi NasDem DPRD Pematangsiantar, Frans Herbert Siahaan, menilai salah satu  persoalan yang utama dialami Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya [PDPHJ] saat ini adalah jumlah pegawai yang melebihi.

"Salah satu penyebabnya, jika pendapatan lebih kecil dengan penghasilan tentu akan merugi. Apalagi kondisi overlap jumlah pegawai," kata Frans, ditemui Senin (16/12/) kemarin.

Menurutnya, jika Direksi PDPHJ berencana melakukan rasionalisasi pegawai, harus dilakukan tepat sasaran.

"Jangan asal dilakukan rasionalisasi. Rasionalisasi pegawai harus jelas formula nya. Jika ada pegawai yang ingin mundur, perusahaan tentu harus memberi pesangon, misalnya," ucap Frans.

Direksi PDPHJ saat ini memiliki 311 pegawai, dari honor, calon pegawai dan pegawai tetap. Untuk satu bulan pengeluaran gaji pegawai mencapai Rp 437 Juta.

Karena kondisi keuangan perusahaan mengalami defisit dan desakan keluhan dari pegawai yang tak gajian selama 2 bulan di Tahun 2019 dan 2 bulan pada tahun 2017, direksi berinisiatif meminjam uang sesuai dengan aturan perusahan. 

Sesuai dengan RDP dengan Komisi III, pembayaran gaji pegawai diharapkan dibayarkan pada 25 Desember 2019, yang akan datang.

"Supaya sehat perusahaan ini, Pemko harus memikirkan bagaimana kesesuaian jumlah karyawan dengan pendapatan," jelas Herbert.

Kesesuaian jumlah pegawai dan perusahaan itu, kata dia, termasuk rencana perusahan menerapkan sistim teknologi berbasis aplikasi, yang direncanakan perusahaan dalam mempermudah pekerjaan secara manual.

"Seperti ada rencana perusahaan membuat sistim aplikasi untuk pembayaran sewa kios dan gak main tagih lagi, itu cukup efektif," katanya.

Meski demikian, Anggota Komsisi II DPRD Pematangsiantar ini mempercayakan sepenuhnya kebijakan yang diambil direksi dalam mengelola perusahaan. Selain itu, Frans juga meminta Walikota Hefriansyah memberikan perhatian serius ke PDPHJ.

"Mereka pegawai tidak digaji sangat mengerikan sekali. Sedih melihatnya. Makanya bagaiman pun juga Walikota sebagai pemilik perusahaan ini harus turun langsung melihatnya," jelasnya.

Baca juga: Walikota Perlu Memberikan Perhatian Serius ke PDPHJ

Penulis: gee. Editor: edo.

Ikuti kami di Twitter, Instagram, Youtube, dan Google News untuk selalu mendapatkan artikel berita terbaru dari Heta News.