HETANEWS

Modus WNA Bawa Narkoba ke Bali: Celana Dalam, Kaos Kaki, hingga Paspor

Ilustrasi menggunakan narkoba.

Bali, hetanews.com - Petugas Bea Cukai Ngurah Rai mengamankan empat turis asing dari berbagai negara yang hendak masuk ke Bali selama bulan November 2019. Tak hanya sekadar berlibur, turis asing tersebut juga kedapatan membawa narkoba.

Modus yang dilakukan turis asing ini cukup beragam. Mereka menyimpan narkoba di celana dalam, selendang, kaus kaki, hingga diselipkan di antara paspor.

Keempat turis asing itu adalah RH (45) asal Swiss, PK (36) asal Thailand, RTEY (30) asal Singapura, dan PMVV (57) asal Chile.

Warga Negara Asing yang ditangkap Bea Cukai Ngurah Rai
Pelaku warga negara asing yang ditangkap Bea Cukai Ngurah Rai, Bali. Foto: Denita BR Matondang/kumparan

Kepala Bea Cukai Ngurah Rai Himawan Indarjo mengatakan, para turis ini ketahuan membawa narkoba saat melewati mesin X-ray.

RH ditangkap pada Selasa (4/11) sekitar pukul 01.15 WITA. Dia baru saja tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menumpang pesawat Hong Kong Airlines dengan rute Bangkok-Denpasar.

“Dalam pemeriksaan, RH kedapatan menyimpan satu tabung bening terbungkus selendang merah yang berisikan potongan daun hijau di dalam koper yang diduga ganja dengan berat 1,65 gram. Di dalam tas ransel cokelat pria yang bekerja sebagai perancang busana ini ditemukan satu bungkusan kuning bertuliskan Fleur Du Pays yang berisikan potongan-potongan daun berwarna cokelat yang juga diduga ganja dengan berat 28,39 gram,” kata Himawan di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Bali, Rabu (18/12).

Lalu pada Rabu (6/11), PK ditangkap sekitar pukul 12.46 WITA. Pria yang bekerja sebagai sales manager ini menumpang pesawat Air Asia rute Bangkok-Denpasar. Petugas menemukan ganja dengan berat 20,26 gram di celana dalamnya.

Warga Negara Asing yang ditangkap Bea Cukai Ngurah Rai
Pelaku warga negara asing yang ditangkap Bea Cukai Ngurah Rai, Bali. Foto: Denita BR Matondang/kumparan

“Petugas menemukan satu kemasan plastik berisi potongan daun hijau yang disembunyikan di dalam celana dalam yang sedang dikenakannya,” ujar Himawan.

RTEY diamankan pada Kamis (14/11) sekitar pukul 19.00 WITA. Dia terbang menggunakan pesawat Scoot rute Singapura-Denpasar. Rupanya, perempuan yang bekerja di bidang keuangan ini menyimpan 0,7 gram kokain di paspornya.

“Petugas Imigrasi melaporkan RTEY kedapatan memiliki satu plastik klip motif hijau yang berisi serbuk putih dengan berat 0,7 gram sediaan narkotika jenis kokain yang disimpan di paspornya,” kata Himawan.

PMVV diamankan pada Rabu (27/11) lalu sekitar pukul 15.00 WITA. Dia menumpang pesawat Thai Airways masuk ke Pulau Dewata ini. Dari tangannya, petugas berhasil mengamankan 77,26 gram cairan sabu dalam kaus kaki yang disimpan dalam tasnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 113 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Keduanya diancam hukuman penjara minimal 5 tahun penjara dan maksimal hukuman mati.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.