Simalungun, hetanews.com - Akmar Apriandi alias Alvin (33), warga komplek Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, terbukti memiliki 0,70 gram sabu, dituntut 4 tahun penjara, denda Rp 800 juta, subsider 6 bulan penjara, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Selasa (17/12/2019), lalu.             

Jaksa Ade Jaya Ismanto SH, mempersalahkan terdakwa melanggar pasal 112 ayat (1) UURI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Terdakwa ditangkap polisi, pada Kamis, 20 Juni 2019 lalu, sekitar pukul 02.30 WIB, di Simpang Rambung Merah, Jalan H Ulakma Sinaga.                

Terdakwa saat itu sedang melintas bonceng tiga naik sepeda motor dan dikejar oleh anggota Polres Simalungun, saksi Fernando Nababan dkk.

Para saksi melihat terdakwa, membuang bungkusan tisu berisi dua paket sabu di dalam plastik klip seberat 0, 55 dan 0,25 gram.                 

Sementara dua lagi temannya, Ade Putra dan Ranto (DPO), berhasil melarikan diri, bersama sepeda motornya. Pengakuan terdakwa kepada penyidik, sabu tersebut ia beli dari Rudiaman Simarmata (terdakwa terpisah).                

Atas tuntutan jaksa, terdakwa didampingi pengacara, Sintong Sihombing SH, memohon agar hukumannya diringankan hakim.

Ketua majekis hakim, Hendrawan SH, menunda persidangan seminggu untuk pembacaan putusan.