Balige, hetanews.com - Andaliman, rempah khas yang sering ditemui di setiap masakan khas Batak. Andaliman masuk dalam rumpun jeruk-jerukan, bentuknya kecil, dengan aroma yang harum khas.

Soal rasa andaliman yang disebut juga lada batak ini punya rasa yang mengejutkan. Rasa andaliman terbilang pedas getir yang dapat membuat sensasi lidah kebas saat menyatapnya. Namun rasa inilah yang membuat andaliman selalu dirindukan khususnya oleh orang Batak yang merantau.  

Uniknya di Balige, Sumatera Utara andaliman dapat disantap di pizza. Sebastian Hutabarat dari Cafe Pizza Andaliman pebisnis kuliner yang menciptakan hidangan unik ini. 

Dari tangan pria asli Batak ini, pizza andaliman bisa dikenal masyarakat lokal bahkan wisatawan mancanegara. Ia sempat jatuh bangun di dunia bisnis, sampai akhirnya menemukan resep pizza dengan cita rasa Batak yang menjadi makanan andalan di restorannya. 

"Waktu restoran saya tidak jalan 2012, sempat berhenti. Lalu bikin pisang goreng Rp 1.000 perak tapi tidak nutup modal, akhirnya tutup juga," jelas Sebastian di Restorannya Cafe Pizza Andaliman, di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Kamis, (5/12/2019).

Suatu hari ia pergi ke Pulau Samosir, di sebuah desa kecil yaitu Silima Lombu untuk menghadiri acara Natal. Ia dibuat heran dengan suguhan roti di rumah kawannya.

"Saya heran kok di kampung ada roti. Lalu ternyata ada yang bisa buat roti di sana, suami teman saya namanya Thomas orang Jerman. Lalu saya diajari buat pizza," jelas Bastian.

Ia mencermati cara Thomas membuat adonan roti dan saus, sebagaimana membuat pizza pada umumnya. Namun, yang membuat unik adalah, ketika Thomas berjalan ke kebun dan memetik sayuran untuk dijadikan topping pada pizzanya.

Bastian mulai berpikir jika dari kesederhanaan bisa menghadirkan hidangan yang unik. Dari situ, pria lulusan Universitas Parahiyangan, Bandung itu mencoba memasukan andaliman dalam pizza. Rempah ini memiliki rasa yang pedas mengigit dan segar seperti jeruk sehingga membuat pizza menjadi berbeda dengan yang lain.

Sebastian Hutabarat, pebisnis kuliner yang menciptakan hidangan unik, pizza andaliman dan spageti andaliman. Ia sedang membuat Pizza Andaliman(Kompas.com / Gabriella Wijaya)

"Saya optimis saat menemukan ide itu pasti akan berhasil, pizza itu makanan Italia dan andaliman cuma ada di tanah Batak. Wah ini pasti klop," jelasnya.

Pria paruh baya itu mengaku jika ia mengalami triall and erorr dalam membuat resep pizza andaliman yang pas. Berkat tekatnnya akhirnya ia bisa menghadirkan pizza bergaya Italia dengan cita rasa khas Batak. Pizza andaliman racikan Basitan akhirnya bisa diterima oleh lidah masyarakat lokal.

Selain masyarakat lokal, wisatawan mancanegara kerap datang dan mencicipi pizza andaliman itu. "Orang pada datang, lalu bule juga datang. Heboh langsung di media sosial," paparnya. Pizza andaliman kini sudah banyak dikenal oleh orang. Jika akhir pekan dan liburan Natal tiba, restorannya akan dipenuhi pengunjung.

"Kalau Desember, itu panen betul kita. Omzetnya bisa 10 kali lipat dari hari biasa. Paskah, Natal itu yang pasti" ujar Sebastian. Pizza andalan yang dibuat Sebastian ini mennjadi makanan barat dengan kearifan lokal. Pizza disajikan dengan saus andaliman, mayonaise dan saus sambal.

Saus andalimannya ini sendiri yang istimewa. Saus andaliman dibuat dari andaliman yang di giling halus, diberi cabai, dan bumbu kacang. Pizza andaliman dilengkapi dengan topping sayur-sayuran seperti, potongan wortel, kol, kacang panjang, daun bawang, dan jagung.

Selain itu juga sertakan topping sosis, teri medan, mayones, dan keju mozzarella. Tenang andaliman tidak dijadikan topping pizza, sebab tekstur andaliman sendiri terbilang keras saat digigit. 

Rasa pizza dengan topping yang beragam menambah ramai cita rasa. Apalagi di atas adonan pizza di beri saus andaliman. Rasa pizza satu ini unik dan serasa makan masakan khas Batak.

Jika ingin mencicipi Pizza Andaliman di Cafe Pizza Andaliman bisa berkunjung ke Balige, Kabupaten Toba Samosir. Tepatnya di Tarutung, Km 1, Sangkar Ni Huta, Balige, Toba Samosir, Balige, Sumatera Utara.  Patokannya dekat dengan gerbang sekolah Soposurung.

Baca juga: Ayam Napinadar Khas Batak Bisa Diolah Tanpa Darah

Sumber: kompas.com