HETANEWS

Hakim Ringankan Vonis Arnold Penjual Togel

Terdakwa berjalan di belakang petugas saat meninggalkan ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Arnold Daniel Sianipar, warga Nagori Bandar Mariah, yang terbukti menjual judi toto gelap (Togel) jenis Kim, divonis 1 tahun oleh hakim, di PN Simalungun, Senin  (16/12/2019).

Vonis hakim Roziyanti tersebut, lebih ringan dari tuntutan jaksa, Barry Sugiarto yang sebelumnya menuntut pidana penjara selama 18 bulan.

Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah, melanggar pasal 303 (1) ke-1 KUH Pidana.

Menurut hakim, hal yang memberatkan terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan perjudian.

Sedangkan hal meringankan, terdakwa bersikap sopan dan belum pernah dihukum serta menyesali perbuatannya.

Sesuai fakta hukum yang terungkap dalam persidangan, terdakwa ditangkap Polsek Perdagangan, saksi Budi Simanjuntak dkk, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya permainan judi, di muka umum tanpa ijin yang dilakukan terdakwa.

Lalu terdakwa diamankan, pada Rabu, 2 Oktober 2019 lalu, sekira pukul 21.30 WIB, di Huta III, Nagori Mariah Bandar, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun.

Polisi menyita barang bukti, berupa 1 buah handphone merk nokia warna biru muda, dan di dalam kotak pesan masuk terdapat nomor – nomor tebakan judi togel dan nomor – nomor tebakan judi Kim dan uang sebanyak Rp. 100.000 adalah uang hasil penjualan judi jenis Kim tersebut.

Perjudian itu, dilakukan terdakwa Arnol dengan cara memberikan kesempatan kepada khalayak umum untuk bermain judi atau ikut serta dalam perusahaan permainan judi tebakan angka jenis Kim dengan menggunakan taruhan uang yang  dilakukan dengan cara menawarkan pasangan nomor – nomor atau angka tebakan kepada pembeli.

Lalu direkap di handphone terdakwa dan dikirimkan ke Marga Sihotang (daftar pencarian orang) melalui pesan singkat atau SMS.

Untuk tebakan 2 angka berhak memperoleh hadiah berupa uang sebesar Rp. 60.000, untuk tebakan 3  angka akan memperoleh hadiah sebesar Rp. 450.000,  dan untuk tebakan 4  angka akan memperoleh hadian sebesar Rp. 2.500.000. Terdakwa mendapatkan upah sebesar 20% dari  total hasil penjualan angka tebakan judi jenis Kim tersebut.

Sidang dibantu panitera pengganti, A Manurung, dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ay. Editor: gun.