HETANEWS

Petugas Lapas bersama Polisi dan BNN Razia Sel Warga Binaan, Ini Hasilnya

Petugas saat memeriksa kamar sel warga binaan. (foto/ay)

Siamalungun, hetanews.com - Lapas Klas IIA Siantar yang berada di jalan Asahan KM 7, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, merazia seluruh sel yang dihuni warga binaan.

Hal itu dilakukan, sebagai langkah progresif dan keseriusan pihak  Lapas Klas IIA Siantar, dalam upaya pemberantasan narkoba.

Dan langkah ini, menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan surat Nomor PAS-PK.02.10.011442, perihal Pencegahan dan Penindakan Terhadap Peredaran Gelap Narkoba, di UPT Pemasyarakatan, tanggal 12 Desember 2019 dan Surat Edaran Nomor: PAS-126.PK.02.10.01 tanggal 4 Februari 2019 tentang langkah-langkah progresif dan serius upaya pemberantasan narkoba. Serta sebagai wujud keseriusan komitmen pemasyarakatan perang dengan narkoba.

Petugas saat memeriksa kamar sel warga binaan. (foto/ay)

Hal itu dikatakan Kalapas, Porman Siregar, melalui Humas, Hiras Silalahi, kepada wartawan, Minggu (15/12/2019), di Siantar.

Razia sejumlah sel dilakukan sejak Jum'at hingga Minggu (13 - 15/12/2019).

Penggeledahan dilakukan bersama dengan pihak Kepolisian, BNN Kota/Kabupaten dan juga Petugas Satgas Kamtib Pria dan Wanita dan Sat Ops Patnal.

Warga binaan wanita saat diperiksa petugas. (foto/ay)

Penggeledahan di Lapas dilakukan  dengan tetap menjaga keamanan dan kekondusifan.

Hasil penggeledahan langsung dilaporkan Kanwil Kemenkumham Sumut, jelas Hiras.

Lebih lanjut dikatakannya, penggeledahan kamar hunian dilaksanakan untuk meminimalisir masuknya benda atau  barang-barang terlarang yang berbahaya, berupa sajam, narkoba, HP dan lainnya.

Suasana razia sel warga binaan. (foto/ay)

Hasilnya petugas menemukan 6 ponsel, gunting, kabel cok sambung, botol kaca, kartu joker, mancis, pisau cukur, pisau carter, mancis, headset dan potongan kawat plus potongan kabel.

Razia akan dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. Bagi warga binaan yang terbukti membawa HP dan barang lainnya akan diberikan hukuman, berupa  pengasingan atau tidak mendapatkan potongan remisi, tegas Hiras.

Penulis: ay. Editor: gun.