HETANEWS

Bawa Sabu 0,34 Gram, Anugrah Dihukum 5 Tahun Penjara

Anugrah digiring petugas Syafri, meninggalkan ruang sidang usai divonis. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Anugrah Wardana (19), warga Jalan Rakutta Sembiring Lorong 20, Kelurahan Siantar Martoba, terbukti membawa 0,34 gram sabu.

Terdakwa akhirnya dihukum 5 tahun penjara, denda  Rp 800 juta, subsider 3 bulan penjara, di Pengadilan Negeri Simalungun, Jumat (13/12/2019).           

Vonis hakim Roziyanti, Aries Ginting dan Justiar Ronald tersebut, konform (sama) dengan tuntutan jaksa Firmansyah.   

Terdakwa Anugrah, terbukti membawa satu paket sabu, pada Kamis, 1 Agustus 2019 lalu, pukul 16.00 WIB, di Jalan H Ulakma Sinaga, depan SMPN 2 Simpang Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Simalungun.             

Sabu tersebut, baru saja dibeli oleh temannya, bernama Fikri dan seorang lagi tidak diketahui namanya, di Kampung Banjar  Siantar, seharga Rp 100 ribu.

Saat itu, terdakwa dan temannya berboncengan tiga naik  sepeda motor honda matic.               

Terdakwa duduk paling belakang dan mengantongi satu paket sabu yang menurut rencana  akan dipakai bersama, di rumah Fikri, di Rambung Merah.

Di perjalanan, mereka distop polisi, Fernando Nababan dan kawan-kawannya.Terdakwa dipaksa turun, sementara dua temannya, berhasil lolos.                

Dari kantong celana terdakwa, ditemukan satu paket sabu. Bersama barang bukti sabu tersebut, terdakwa diserahkan ke Satnarkoba Polres Simalungun untuk diproses sesuai hukum.                  

Menurut hakim, terdakwa telah terbukti bersalah melanggar pasal  112 UU No 35  tahun 2009 tentang narkotika.

Atas vonis majelis hakim, yang diketuai Roziyanti SH  tersebut,   terdakwa didampingi penasehat hukum, Sintong Sihombing SH,  menyatakan pikir-pikir selama 7 hari untuk menerima ataupun banding.

Penulis: ay. Editor: gun.