HETANEWS

Kerjasama Pembangunan SOHO-Siantar City Mall Dilanjutkan

Lokasi pembangunan Small Office and Home Office [SOHO] dan Siantar City Mall [SCM] yang terbengkalai.

Siantar, hetanews.com – PDPAUS dan PT SAI [Sinergi Abadi Indoglobal] Jakarta, menjalin komunikasi dalam menindak lanjuti perjanjian kerjasama pembangunan SOHO-Siantar City Mall. Pembangunan akan dilakukan setelah pengurusan sertifikat pengganti selesesai dilakukan.

Dirut PDPAUS, Benhart BM Hutabarat, mengatakan perihal administrasi pertahanan terkait sertifikat asli [Kepemilkan Aset] serta proses HGB diatas HPL juga tengah diupayakan dan kemudian diteruskan ke Pemko Pematangsiantar.

Dijelaskannya, pengurusan sertifikat saat ini tengah ditangani oleh BPKAD lalu berkordinasi dengan BPN Pematangsiantar untuk menerbitkan sertifikat pengganti. 

“Pergantian sertifikat ini dilakukan karena sertifikat asli sudah tidak ditemukan. Jadi BPKAD dan BPN sudah berkordinasi untuk pergantian sertifikat,” kata Benhard, ditemui di ruangannya, Kamis (12/12/2019).

Pembangunan SOHO-Siantar City Mall dimulai tahun 2016 dengan model kerjasama join venture antara PDPAUS dengan PT SAI. Selama 3 tahun pembangunan pusat perbelanjaan modern itu pun terbengkalai.

Ratu Lendi Arta [tengah] foto bersama dengan Direksi PDPAUS

Seperti yang diketahui, lokasi lahan pembangunan SOHO-Siantar City Mall itu berada di Jalan Melanthon Siregar depan SPBU, Kecamatan Siantar Marihat. Setelah pergantian sertifikat dilakukan, kerjasama pembangunan pun dilanjutkan tanpa mengubah konsep semula.

“Kita tidak akan bisa bangun tanpa ada sertifikat. Setelah sertifikat itu keluar, PT SAI akan melakukan kewajiban, kita membangun SOHO-Siantar City Mall berdasarkan perjanjian semula,” jelas perwakilan PT SAI Jakarta, Ratu Lendi Artha.

Selain  respon positif dari PDPAUS untuk menindak lanjuti kerjasama antara kedua belah pihak serta investasi PT SAI untuk pembangunan, Lendi juga melihat kota Pematangsiantar perlu dihidupkan.

Sebagai investor, ia menilai Kota Pematangsiantar sebagai secondary city atau Kota kedua dari kota besar yang sedang dalam tahap pengembangan dan pembangunan.

“Siantar itu secondary city, kota kedua. Kami melirik kota kedua dari kota besar. Salah satu contohnya fasilitas belum lengkap, baru ada plaza atau Ramayana. Tapi, namanya one shop entertainment belum ada. Di sini masih tersentlarisasi di satu tempat,” jelasnya.

Eduard Purba selaku Kordinator unit SCM PDPAUS menambahkan, dengan terealisasinya pembangunan pusat perbelanjaan modern ini, kedepan harapannya akan semakin meningkat perekonomian di Kota Pematangsiantar. Salah satunya adalah lapangan pekerjaan.

Kerjasama pembangunan dan pengelolaan SOHO-Siantar City Mall, masuk dalam program kerja atau bisnis plan kedua belah pihak dengan menyesuaikan perkembangan dan ketentuan undang-undang yang baru.

Baca juga: PD PAUS Tindak Lanjuti Perkembangan Pembangunan SOHO dan Konsultasi Peralihan Aset

Penulis: gee. Editor: edo.
Komentar 1