HETANEWS

Jaksa Sebut Terdakwa Ucil Ditangkap Usai Beli Sabu

Terdakwa Dedi Andika Siswanya als Ucil (28) saat mengikuti persidangan, di PN Simalungun, Kamis (12/12/2019). (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Dedi Andika Siswanya als Ucil (28), warga Huta I Dolok Maraja, Kecamatan Tapian Dolok, diadili di PN Simalungun, Kamis (12/12/2019), karena memiliki narkotika jenis sabu seberat 0,37 gram.

Menurut dakwaan jaksa, Juna Karo-Karo, terdakwa ditangkap usai membeli sabu, pada Jumat, 19 Agustus 2019 lalu, saat berdiri di depan Pom Bensin, jalan Medan, Kelurahan Sinaksak.

Sore itu, terdakwa menunggu Bima (DPO) yang sedang mengisi bahan bakar.

Polisi dari Polsek Serbelawan, Joko Priono, Ruskin dan Andy Siregar yang telah mendapatkan informasi, langsung menangkap terdakwa dari depan SPBU. Sedangkan Bima, berhasil melarikan diri.

Kepada petugas, terdakwa mengaku, jika sabu yang disita itu, baru saja dibelinya dari Ahmad (DPO), di Tanjung Pinggir Siantar, seharga Rp300 ribu.

Rencananya, sabu itu akan digunakan bersama-sama, di Bahapal. Terdakwa dijerat jaksa dengan pasal 114 ataupun pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang tanpa hak atau melawan hukum memiliki narkotika.

Terdakwa dalam persidangan, didampingi pengacara Sintong Sihombing dari Posbakum PN Simalungun. Hakim Roziyanti, Aries Ginting dan Justiar Ronald menunda sidang seminggu untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi.

Penulis: ay. Editor: gun.