HETANEWS

Suheri Didakwa Belanja Sabu Rp900 Ribu untuk Dijual Lagi

JPU Samandhohar Munthe saat membacakan dakwaan di PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa Samandhohar Munthe, mendakwa Suheri als Kiblek als Supri (35), sebagai penjual sabu, di PN Simalungun, Kamis (12/12/2019). 

Warga Kampung Ladang Serbelawan, Kecamatan Dolok Batunanggar ini, membeli sabu Rp900 ribu yang dibagi menjadi beberapa paket untuk dijual kembali.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mejeratnya dengan pasal 114 ataupun pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika.

Saat ditangkap di rumahnya, anggota Satres Narkoba Polres Simalungun, Parlin Saragih dkk, menyita 4 klip sabu seberat 0,60 gram dari dalam lemari pakaian.

Selain itu, petugas juga menyita uang hasil penjualan sabu Rp.300 ribu dan HP Nokia yang digunakan sebagai alat komunikasi untuk bertransaksi narkotika.

Penggerebekan di rumah terdakwa oleh Polisi, pada Rabu, 14 Agustus 2019, disaksikan Kepala Lingkungan, Purwadi.

Setelah diinterogasi, terdakwa mengaku membeli sabu dari Adi (DPO) seharga Rp900 ribu dan dibagi dalam 10 paket kecil seharga Rp.100 ribu/paket. Sehingga terdakwa mendapat keuntungan 100 ribu.

Didampingi pengacara Sintong Sihombing, terdakwa membenarkan dakwaan jaksa dan tidak mengajukan eksepsi.

Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, majelis hakim, pimpinan Roziyanti menunda persidangan hingga seminggu.

Penulis: ay. Editor: gun.