HETANEWS

Sales Indorasa Diadili karena Gelapkan Uang Perusahaan

Terdakwa Budi saat digiring petugas. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Budi Darma (36) yang bermukim di jalan Sunda, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, didakwa menggelapkan uang perusahaan dan terpaksa diadili di PN Simalungun, Kamis (12/12/2019).

Agenda persidangan siang itu, mendengarkan keterangan saksi-saksi.

Dalam dakwaan Jaksa Weni Julianti Situmorang SH, disebutkan, jika terdakwa sebagai karyawan di PT Indorasa Prima Sukses Gemilang, mendapat upah Rp3,9 juta/bulan. Terdakwa sebagai sales taking order yang bertugas membuat PO ke admin sales, saksi Siti br Panjiatan.

Lalu barang pesanan, dimuat oleh kepala gudang, saksi Arif Budianto, dengan total Rp 10.697.000.- .

Terdakwa harus menyetorkan uang hasil penjualan paling lambat 6 hari karena di luar kota.

Jika barang tidak laku, maka akan dikembalikan ke gudang, sedangkan uang disetorkan ke rekening BCA atas nama perusahaan.

Lalu pada Desember 2018, lalu, terdakwa membuat PO dengan total Rp14.646.000.- Tapi terdakwa tidak menyetorkan sebahagian hasil penjualan barang, berupa kebutuhan bahan pokok (Sembako).

Sesuai perhitungan tim audit perusahaan, terdakwa tidak menyetorkan uang sebesar Rp8.400.000.- Perbutaan terdakwa, dijerat Jaksa melanggar pasal 374 atau pasal 372 KUH Pidana. Keterangan saksi Siti, Arif dan Unggul Pakpahan, dibenarkan terdakwa.

Majelis hakim, Novarina Manurung, menunda persidangan selama seminggu untuk memberi kesempatan jaksa mengajukan tuntutan.

Penulis: ay. Editor: gun.