HETANEWS

Babi masih Bermatian, DPRD Tebingtinggi Akan Panggil Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan

Ketua Komisi 2 DPRD Kota Tebing Tinggi, Mangatur Naibaho. (foto/wh)

Tebing Tinggi, hetanews.com - Menanggapi permintaan warga Kelurahan Damar Sari untuk mencari solusi terhadap peternak babi yang mengalami kerugian akibat ternak mereka bermatian, pihak DPRD Tebingtinggi, melalui Komisi 2 akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP), dengan pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. 

"Kadis Pertanian akan kita panggil, untuk meminta keterangan terhadap keluhan masyarakat khususnya peternak babi," kata Ketua Komisi 2, Mangatur Naibaho, kepada wartawan, Rabu (11/12/2019), di ruang kerjanya. 

Mangatur mengatakan, sangat prihatin terhadap nasib peternak yang mengalami kerugian atas matinya ternak babi, akibat virus hog cholera.

Mengingat peternak tersebut beragama Kristen, pasti sangat membutuhkan biaya untuk perayaan Natal dan Tahun Baru, katanya. 

"Keterpurukan peternak babi sudah lebih sebulan, mengingat Desember ini pasti banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Inilah harus segera dicarikan dan diberikan solusinya," ucapnya. 

Baca juga: Peternak Babi di Damar Sari Minta DPRD Tebing Tinggi Panggil Kadis Pertanian

Menurutnya, selama ini peternak babi masih menggantungkan sebagian besar perekonomian dengan berternak babi, dan dianggap luput dari perhatian.

Di saat terkena musibah seperti ini, Pemko Tebingtinggi, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, harus bisa memberikan perhatian serius.

"Peternak babi mungkin tidak terdata secara terperinci oleh dinas, ini akan menjadi sorotan kedepan agar peternak dapat diberikan penyuluhan," jelasnya.

Penulis: wh. Editor: gun.