HETANEWS.COM

Peringati HAKI 2019, Kejari Simalungun Tetapkan Tersangka dan Selamatkan Rp174 Juta

Kajari Simalungun, Gloria Sinuhaji tempelkan stiker, pada  peringatan HAKI tahun 2019. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Memperingati Hati Anti Korupsi Internasional (HAKI) tahun 2019, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun, telah menetapkan SW, sebagai tersangka dugaan korupsi Dana Desa (DD).

SW merupakan Pangulu Dolok Ulu, Kecamatan Tapian Dolok, dengan kerugian negara sebanyak Rp200 juta lebih sesuai perhitungan ahli.

Demikian dikatakan Kajari, Gloria Sinuhaji SH MH yang dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/12/2019), di ruang kerjanya.

"Kita sudah menetapkan 1 orang tersangka dalam 2 kasus Dana Desa. Sedangkan 1 kasus lagi masih  dilakukan penelitian teknis oleh ahli. Karena untuk penetapan tersangka, harus memenuhi unsur perbuatan melawan hukum, seperti penyalahgunaan wewenang, potensi kerugian negara yang nyata dan memenuhi alat bukti (barang bukti) untuk memperkuat pembuktian di persidangan,”kata Gloria, didampingi Kasi Intel Rudi Sagala dan Kasi Pidsus, Asor Olodaiv Siagian.

Tim jaksa yang menangani kasus tersebut, Hiras Afandi Silaban, Juna Karo-Karo dan Barry Sugiarto. Keuangan negara yang berhasil diselamatkan sekitar 174 juta, jelasnya.

Dalam waktu dekat, tim jaksa akan kembali memeriksa beberapa saksi dan juga ahli. Juga SW akan diperiksa sebagai tersangka. Sehingga kasusnya akan segera dilimpahkan ke PN Tipikor untuk disidangkan. "Awal Januari akan dilakukan pemberkasan, sehingga awal Februari bisa disidangkan,"kata Sinuhaji.

Untuk kasus korupsi lainnya, atas nama Edison Saragih, sudah dihukum karena terbukti melakukan pungli dalam operasi tangkap tangan (OTT). Sedangkan pemeriksaan dugaan pungli yang dilakukan PT (oknum Dishub) diusulkan dihentikan karena kerugian hanya Rp86 ribu.

Dijelaskan Sinuhaji,  karena tugas utama Saber Pungli memberikan pelajaran dan pengarahan, menyadarkan untuk tidak melakukan perbuatan melawan hukum dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. "Jangan ambil kesempatan, tapi melayani dengan cepat dan tepat waktu,"katanya.

PT sebagai petugas parkir yang diduga melakukan pungli, diberikan pembelajaran dan pemahaman. Sebab pengusutan kasus ini bisa berbiaya lebih besar daripada perbuatan itu tadi, ungkap Sinuhaji.

Ditambahkan Kasi Intel, Rudi Sagala, sebelumnya dalam rangka memperingati HAKI Tahun 2019 kemarin, Kejari Simalungun melakukan aksi simpatik, seperti bagi bagi sticker yang bertuliskan anti korupsi dan hidup bersih tanpa korupsi kepada masyarakat dan pengendara di depan kantor kejaksaan, jalan Asahan Km 4,5.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!