HETANEWS

Demokrat: Kami Tak Mau Lagi Ditinggalkan

Sekretaris DPC Demokrat Ilhamsyah Sinaga [Kanan], didampingi Sekretaris Penjaringan Gundian SH [tengah] dan Ketua Penjaringan Lindon Malau [kiri]

Siantar, hetanews.com - DPC Partai Demokrat Pematangsiantar membuka penjaringan bakal calon [Balon] Walikota dan Wakil dimulai 1 Desember 2019 - 31 Januari 2020. Demokrat  mencari sosok Walikota yang punya loyalitas kepada partai dan masyarakat kota Pematangsiantar.

Partai Demokrat merupakan Partai pemenang di Pilkada serentak 2015 yang digelar pada 2016 di Kota Pematangsiantar. Partai besutan SBY itu berhasil mendudukkan pasangan Hulman-Hefriansyah sebagai peraih kursi Walikota dan Wakil.

Pasca meninggalnya almarhum Hulman Sitorus, Hefriansyah menggantikan posisinya sebagai Walikota Pematangsiantar. Menyusul, Ketua DPC Partai Demokrat, Togar Sitorus, dilantik menjadi Wakil Walikota. 

Baca juga: Wakil Walikota Togar Sitorus Mendaftar Sebagai Walikota

Di era pemerintahan sepeninggalan Almarhum Hulman Sitorus, partai pemenang Pilkada Pematangsiantar itu seolah-olah dilupakan.

"Demokrat tidak mau lagi ditinggalkan. Sudah jelas. Tertera di KPU bahwa yang mengusung walikota di Pilkada kemarin adalah Partai Demokrat, produk Demokrat," kata Sekretaris DPC Demokrat, Ilhamsyah Sinaga, Selasa (10/12/2019) di Sekretariat DPC Demokrat Pematangsiantar.

Berkaca dari pengalaman seraya membaca strategi di momentum Pilkada Pematangsiantar 2020 ini, DPC Partai Demokrat mulai evaluasi dan menyikapi situasi itu dengan jeli. 

"Jadi sekarang, kami akan mengusung sosok Walikota yang tidak lupa kacang dari kulitnya. Demokrat akan mengusung calon yang terbaik di Pilkada 2020," katanya. 

Ilham menilai, siapapun nantinya calon Walikota yang diusung partai yang memperoleh 3 kursi di DPRD Pematangsiantar itu, harapannya tidak melupakan partai Demokrat.  

"Yang pasti punya loyalitas ke partai dan tetap pro terhadap rakyat," imbuhnya.

Membaca peta politik pada tahapan Pilkada Pematangsiantar 2020, Demokrat Pematangsiantar tidak menutup kemungkinan akan mendorong kader-kader muda untuk maju sebagai Walikota maupun wakil. 

"Pertemuan 3 hari yang lalu dengan Mas AHY di provinsi, memang mengutamakan Kader Demokrat. Namun kita berpikir realistis, karena kita tidak bisa mengusung sendiri," 

"Dengan membangun komunikasi politik ke Parpol lain, bisa jadi kami nomor satu atau nomor dua. Tapi kami tetap mendorong kader-kader Demokrat untuk Balon Walikota. Siapa pun itu nanti, ketua DPC, Ketua Fraksi atau pun kader, Demokrat pasti mendorong kader-kadernya," tukasnya.

Baca juga: Demokrat Buka Seluas-luasnya Penjaringan Bakal Calon Walikota Pematangsiantar

Penulis: gee. Editor: edo.