HETANEWS.COM

Disuruh Marga Tarigan Jual Sabu, Dua Warga Balimbingan Dihukum 6,6 Tahun Penjara

JPU Viktor saat menghadirkan dua terdakwa disidang pembacaan vonis hakim. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Dua warga Balimbingan Tanah Jawa, Misron als Roni (44), terbukti menjual sabu, dibantu kurirnya, M Eka Syahputra (23), masing - masing divonis 6,6  tahun penjara, denda Rp 1 milyar, subsider 6 bulan penjara.

Putusan hakim, Roziyanti, Justiar Ronald dan Aries Ginting tersebut, dibacakan dalam persidangan, Selasa (10/12/2019), di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun.      

Sebelumnya, kedua terdakwa dituntut 8 tahun penjara, denda Rp1 milyar subsider 1 tahun penjara oleh jaksa, Viktor Purba SH.

Keduanya, dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 114 (1) Jo pasal 132 UU RI No.35/2009 tentang narkotika. Keduanya terbukti menjual sabu yang disuruh marga Tarigan (DPO).      

Misron menerima sabu sebanyak 10 paket, pada Minggu, 30 Juni 2019 dari Tarigan. Jika habis terjual, terdakwa Misron, mendapat upah Rp200 ribu dan 1 paket gratis. Dalam menjualkan sabu, terdakwa Misron dibantu terdakwa Eka.      

Sabu sudah terjual, dan sisa 7 paket seberat 1,30 gram (bruto) dinyatakan untuk dimusnahkan. Sedangkan uang hasil penjualan narkotika 150 dirampas untuk negara.      

Hal yang  memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah. Sedangkan hal meringankan, terdakwa bersikap sopan dan belum pernah dihukum.

Didampingi  pengacara, Harfin Siagian dari Posbakum PN Simalungun, para terdakwa menyatakan pikir-pikir selama 7 hari untuk menerima atau banding.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!