HETANEWS

BNNK Siantar Klaim Rehab 61 Pecandu Narkotika

Humas BNNK Siantar, Joko Sirait. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Terhitung sejak Januari hingga November 2019, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pematangsiantar, telah merehabilitasi 61 orang pecandu narkotika.

Diantaranya, 20 orang rawat inap dan 41 orang rawat jalan. Demikian dikatakan Humas BNNK Siantar, Joko Sirait, ketika dikonfirmasi Hetanews.com, Senin (9/12/2019).

Menurutnya sejumlah pecandu narkotika itu, ada yang secara sukarela, ataupun diantar pihak keluarga agar dilakukan rehab.

Sedangkan lainnya dari tangkapan Polresta Siantar, ketika ditangkap, tidak ditemukan barang bukti ada padanya, tapi urinenya dinyatakan positif narkotika.

"Sebahagian diantar keluarga dan ada juga tangkapan Polresta tapi tidak ada BB (barang bukti),"kata Joko. Sedangkan tangkapan BNNK Siantar, semuanya sudah diproses hukum, tegasnya.

Menanggapi pertanyaan wartawan, tentang Tim Assasement Terpadu (TAT), menurut Joko, jika TAT terdiri dari elemen polisi, jaksa, BNN dan tenaga medis yang menentukan seseorang untuk direhab, tapi setelah proses hukumnya selesai.

"Misalnya, seseorang diproses hukum (diadili), maka TAT dapat memberikan lampiran kepada hakim untuk terpidana direhab (dapat menjadi pertimbangan hakim dalam membuat putusan), atau selain pidana penjara ditambah dengan rehabilitasi,"jelas Joko.

Masih kata Joko, jika tangkapan Polisi yang tidak ditemukan BB, bisa langsung dilakukan rehab.

Penulis: ay. Editor: gun.