HETANEWS.COM

Peringati HAKI 2019, Kejari Siantar Selamatkan Rp2,9 M Uang Negara

Foto Plt. Kajari,  kmal Abbas, sebagai inspektur upacara dalam memperingati HAKI 2019 dan foto Kasi Intel BAS Faomasi Jaya saat memberikan keterangan kepada wartawan. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) Tahun 2019, Senin (9/12/2019), Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematangsiantar, bagi – bagi stiker dan bunga kepada masyarakat, di depan kantor, Jalan Sutomo.

Sebelumnya, dilaksanakan upacara dan penyampaian pidato tertulis Jaksa Agung yang dibacakan Plt. Kajari,  kmal Abbas, sebagai inspektur upacara.

Akmal Abbas (Asbin Kejatisu) melalui Kasi Intel BAS Faomasi Jaya Laia mengatakan, sepanjang tahun 2019, Kejari Siantar telah menyelamatan uang negara sebesar Rp.2.822.154.000.-

Dengan rincian, penyelamatan di bidang Intel Rp.2.193.154.000 dan bidang Pidsus Rp.629.000.000.-

"Sepanjang 2019, penyelamatan keuangan negara sebesar Rp. 2.822.154.000,"katanya tanpa merinci perkara apa saja.

Ditempat terpisah, Kasi Pidsus, Dostom Hutabarat menjelaskan, sepanjang tahun 2019, pihaknya menangani 5 kasus korupsi. Diantaranya 2 tersangka Kominfo (Smart City), 1 perkara PD PAUS, 2 tersangka OTT di DPKAD Pemko Siantar, Kasus KUBE dan BTN.

Menurutnya, pengusutan Kominfo sedang dalam pemberkasan karena masih ada keterangan yang kurang (ahli), sedangkan  kerugian negara sudah jelas sekitar Rp450 juta.

Untuk kasus PD PAUS masih menunggu perhitungan BPKP. Secepatnya akan dilimpahkan ke pengadilan, jelas Dostom.

Sedangkan untuk kasus KUBE sudah masuk dalam tahap persidangan. Demikian juga dengan kasus OTT di DPKAD Pemko. Untuk kasus BTN masih dalam tahap penyelidikan dalam tahap penghitungan kerugian negara, ungkapnya.

Sambutan Jaksa Agung Burhanuddin, pada intinya menghimbau seluruh elemen Adhyaksa aggar terus menerapkan WBK dan WBBM, sebagai salah satu ikhtiar yang patut dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan untuk menciptakan reformasi birokrasi, sehingga dapat mewujudkan instansi kejaksaan yang bersih, efektif, efisien, produktif, transparan, akuntabel dan terpercaya.

Karena Jaksa Agung tidak akan pernah menoleransi setiap bentuk perbuatan tercela dan penyimpangan lainnya. 

Menurut BAS, tahun 2019, HAKI mengangkat tema "Bersama Melawan Korupsi, mewujudkan Indonesia Maju". Tema yang relevan untuk semakin meneguhkan kembali komitmen dan tanggung jawab bersama untuk saling membahu dalam proses penegakan hukum, pencegahan dan pemberantasan korupsi guna memajukan Indonesia.

Upacara melibatkan generasi milenial, yaitu  mahasiswa, pelajar, dan organisasi kepemudaan (OKP), sesuai instruksi Jaksa Agung. Dengan komandan upacara, jaksa Christianto Situmorang.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!