HETANEWS.COM

Pernyataan Kasat Narkoba Soal Pesta Narkoba di Hotel Tresya Dipertanyakan Warga

Bangunan KTV Hotel Tresya. (Int)

Tanjungbalai, hetanews.com - Penggerebekan di Hotel Tresya, Jalan Sudirman Kilometer 7, pada Jumat (6/12/2019) lalu, yan dilakukan Satres Narkoba Polres Tanjungbalai, dipertanyakan warga karena diangap banyak kejanggalan.

Pasalnya, pada saat penggerebekan di KTV Cantik Hotel Tresya tersebut, petugas mengamankan 13 pengunjung, diantaranya, 7 orang perempuan dan 6 orang lelaki.

Ironisnya, menurut keterangan Kasat Narkoba, AKP Putra Jani Purba, bahwa dalam penggerebekan tersebut, tidak ditemukan barang bukti narkoba, namun dari hasil test urine terhadap mereka, 4 orang dinyatakan negatif dan 9 orang lagi positif narkoba.

Sehingga pernyataan Kasat Narkoba Polres Tanjungbalai tersebut, jadi perbincangan hangat, di kalangan warga, aktivis dan LSM.

AKP Putra Jani Purba saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, bahwa pasca penggerebekan tersebut, pihaknya telah memeriksa 7  orang  perempuan dan 6  oang  laki-laki dalam bentuk berita acara interogasi.

Laporan informasi, surat perintah penyelidikan dan laporan hasil penyelidikan telah kami lengkapi, sebelum kami lakukan upaya paksa, katanya.

Selain itu, lanjutnya, juga telah menyerahkan Sp.Kap (Surat Perintah Penangkapan) kepada keluarga yang diamankan dan selanjutnya
melaksanakan gelar perkara awal yang dipimpinnya dan diikuti KBO, penyidik pembantu dan penyelidik untuk menentukan sikap, apakah kasus tersebut dapat dilanjutkan ke proses hukum selanjutnya.

Terhadap 9  orang yang urinenya positif narkotika, selanjutnya dilimpahkan ke BNN untuk dilakukan rehabilitasi dan terhadap 4 orang yang negatif narkotika, dibuatkan surat pernyataan dan dikembalikan kepada keluarganya, jelasnya.

“Sungguh janggal sekali, karena penggerebekan ini, kata Kasat Narkoba, menindaklanjuti info dari warga yang mengatakan, di KTV Hotel tersebut, terjadi pesta narkoba dan kenapa ada yang negatif, “tanya Usman dan Misnan.

Gak logika la bang, kalau info awal ada pesta narkoba, namun terdapat pengunjung yang negatif. Gak mungkin la di KTV, kita hanya minum kopi dan teh manis aja, sakit kepala kita dengar musik dan lampu kelap kelip, ucap mereka sambil menambahkan. “macam bodoh aja kami ini atas pernyataan Kasat Narkoba ini”.

Kejanggalan kedua juga saat ditanya nama para pengunjung, lagi dan lagi, Kasat Narkoba yang  baru beberapa bulan bertugas ini, mengelak untuk menyebutkan identitas pengunjung KTV Hotel Tresya tersebut.

Kejanggalan ketiga, test urine dilaksankan di Satres Narkoba dan tidak di TKP (Lokasi Penggrebekan).

Dan dalam hal ini, Kasat Narkoba, AKP Putra Jani Purba, berdalih, bahwa dengan adanya laporan dari masyarakat via SMS ke HP kita, tentang adanya kegiatan pesta narkoba, di tempat tersebut, sehingga kita menindaklanjuti laporan tersebut.

Untuk kegiatan penqambilan test urine tidak dilakukan di lokasi katanya, hal ini untuk mengantisipasi hal- hal tidak diinginkan, dan kita bekerja sesuai SOP dalam pengambilan test urine, ucapnya.

Penulis: ferry. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!