HETANEWS

Pedagang Kaki Lima Hirup Bau Sampah Pasar Dwikora

Tumpukam sampah di Pasar Dwikora

Siantar, hetanews.com - Tumpukan sampah di Jalan Gotong Royong, Pasar Dwikora, Kecamatan Siantar Utara, dibiarkan berhari-hari. Para pedagang kaki lima mengeluh bau busuk dari tumpukan sampah tersebut. 

Tumpukan sampah itu tak jauh dari gedung perkantoran Kepala Pasar Dwikora. Salah seorang pedagang ditemui di lokasi Senin (9/12/2019) siang mengatakan, sampah itu dibiarkan bertumpuk sejak Rabu pekan lalu.

"Bau kali, kata orang itu sampah ini gak bisa diangkut karena ada batang pohon itu," ujar Ibu pedangang Bawang merah ini.

Kata dia, tumpukan sampah ada sejak pelaksanaan proyek pengerjaan parit. Saat itu, pohon beringin yang berada dilokasi juga ikut ditumbangkan. Namun sisa potongan kayu tidak diangkut.

"Dulu disini gak ada tempat sampah. Sejak ada potongan kayu itu, jadi kesini semua orang membuang sampah," imbuhnya. 

Dihubungi terpisah, Kepala Pasar Dwikora, Hasrat, mengaku jika sampah-sampah itu tidak bisa diangkut karena ditimpa oleh kayu. Dia juga mengatakan kalau sampah bertumpuk sejak Jumat pekan lalu. 

"Gak nyampe seminggu lah, dari Jumat yang kemarin itu [tumpukan sapah]," kata Hasrat.

Dikatakannya, pihaknya selama ini bertugas untuk bertugas untuk kebersihan pasar tradisional tersebut. "Kami yang bersihkan, ada petugasnya, itu mobil truk kuning itu," imbuhnya.

Disinggung kapan tumpukan sampah itu akan diangkut, Hasrat berjanji akan dibersihkan pada Senin malam nanti, "Nanti lah diangkat. Nanti petugas kami yang membersihkan," tutupnya.

Baca juga: Proyek Revitalisasi Pasar Dwikora Hingga Kini Disoal

Penulis: gee. Editor: edo.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.