HETANEWS

Puluhan Warga di Asahan Keracunan Massal usai Santap Makanan Syukuran

Sejumlah warga korban keracunan dirawat di puskesmas di Asahan, Sumut. (Foto: iNews/M Andi Yusri)

Asahan, hetanews.com - Puluhan warga Desa Lubuk Palas, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut) keracunan massal seusai menyantap makanan syukuran dari seorang warga.

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Asahan, total ada 48 warga yang keracunan makanan.Mereka dirawat di sejumlah puskesmas, di antaranya Puskesmas Lubuk Palas tiga orang, Puskesmas Binjai Serbangan (24), dan RSUD HAMS Kisaran (21).

“Sebagian korban sudah ada yang pulang ke rumah masing-masing," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Asahan, Khaidir Sinaga, Mingu (8/12/2019).

Khaidir Sinaga menuturkan, warga yang keracunan sebagian masih dalam observasi dan perawatan intensif di lokasi yang bebeda."Masih dilakukan penyelidikan dan olah TKP (tempat kejadian perkara) oleh Polsek Air Joman," ujarnya.

Menurut Khaidir, kendala yang dihadapi jarak lokasi kejadian yang cukup jauh, keawaman masyarakat akan gejala keracunan dan kekhawatiran masyarakat untuk berobat."Mengidentifikasi warga yang terdampak keracunan makanan yang belum dievakuasi," ujarnya.

Khaidir menjelaskan, keracunan massal itu terjadi Jumat (6/12/2019) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, warga Dusun 3, 4, 5 Desa Lubuk Palas dan beberapa warga Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman menyantap makanan dari Pairun, seorang warga yang mengadakan syukuran atas kelahiran putranya.

Selang empat jam setelah menyantap makanan syukuran itu, kata dia, sebagian besar warga mulai merasakan gejala keracunan pukul 23.00 WIB.

"Karena larut malam, banyak warga yang menahan efek keracunan dan menyangka sakit perut dan pusing biasa," ucapnya.Keesokan harinya, warga yang masih merasakan perut mulas dan pusing kepala kemudian berobat ke puskesmas.

Sumber: inews.id

Editor: tom.