HETANEWS

Polemik Odong – odong, Antara Hiburan dan Pengundang Macet

Odong - odong dikeluhkan warga Siantar karena mengundang macet. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Kota Siantar yang nyaris tak memiliki akses sebagai tempat bermain dan hiburan bagi anak - anak, menjadi terlihat tak rapi, semrawut dan amburadul.

Pasalnya, permainan anak seperti odong - odong menjadi sarana hiburan dan permainan yang memadati kawasan lalu lintas.

Keberadaan odong-odong bukan hanya di tempat hiburan, seperti kawasan Lapangan Merdeka saja, tapi sudah melalui jalan yang padat lalu lintas.

Harusnya, pihak Pemko Siantar bersama Polantas, melakukan penertiban terhadap maraknya kendaraan bermotor yang disulap jadi sarana permainan anak – anak tersebut (Odong – odong,red).

Warga meminta, Odong – odong tersebut tidak melewati jalan yang padat lalu lintas, seperti jalan Kartini, jalan Merdeka, jalan Ade Irma dan lainnya.

Seperti dikatakan salah seorang warga R. Simbolon, "dulu odong - odong hanya ngetem atau tetap berada di tempat, hanya berputar - putar saja, tapi kini sudah berjalan jalan, buat lalu lintas terganggu,"katanya Sabtu (7/12/2019), saat diminta tanggapannya oleh tim Hetanews.com.

Odong - odong menjadi hiburan bagi anak - anak, karena orangtua selalu mencari tempat bermain untuk buah hatinya. Salah satunya odong - odong menjadi pilihan.

Masyarakat berharap, pemerintah daerah membuat suatu lokasi sebagai tempat bermain dan hiburan yang ramah anak di Siantar.

Keberadaannya bisa ditata sedemikian rupa, sehingga tidak mengganggu pengguna jalan.

Jika odong - odong ikut melintas di jalan Kartini, maka jalan itu menjadi macet dan semrawut. Termasuk bunyi klakson yang sangat berisik. Pemko harus segera menertibkan sarana hiburan ini, harap warga.

Penulis: ay. Editor: gun.