HETANEWS.COM

Ikan Basah Mulai Diminati Masyarakat dan Harganya Naik

Jenis - jenis ikan laut di Pasar Pagi. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Ikan laut  yang sering disebut ikan basah, tampaknya mulai diminati kalangan emak - emak di pasar pagi.

Sebelumnya, ikan basah sempat diabaikan warga karena issu virus kolera, menyusul banyaknya babi mati mendadak dan bangkainya dibuang ke sungai hingga ke laut.

Namun setelah dinyatakan aman, ikan basah kembali diminati. Seperti pantauan Hetanews.com, Sabtu (7/12/2019), di Pasar Pagi, ikan ini terlihat menjadi mahal, karena nelayan sempat enggan mengambil ikan karena issu tersebut.

"Gak ada ikan, makanya mahal,"kata br Sinaga, salah satu pedagang ikan, di pasar itu.

Ikan bawal dibandrol Rp53-Rp65 ribu/kg, Mayung Rp43 ribu/kg, Grapu Rp53 ribu/kg, Senangin Rp35 ribu hingga Rp63 ribu/kg, Gembung Rp40 ribu/ kg, Kakap Rp57 ribu/kg, ikan Lidah Rp52 ribu/kg, Cumi Rp55 ribu/kg dan lainnya. Saat masyarakat mau makan ikan basah, tapi harganya mahal dan stoknya terbatas.

Sebelumnya, pedagang ikan basah juga sempat mengeluh karena dampak issu tersebut. Bahkan dagangannya tak laku, meski dijual dengan harga murah hingga sampai ikan busuk dan harus dibuang, ucap br Sinaga yang juga mengalami dampak issu tersebut.

Tapi kini Ika basah mulai dicari karena memiliki protein yang bagus, juga semua suka, mulai anak - anak hingga orangtua.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!