HETANEWS.COM

Seorang Pemuda Ditemukan Meninggal di Pasar Horas, Diduga Ini Penyebabnya

Mayat korban saat mau dievakuasi ke RSUD Djasamen Saragih Siantar. (foto/res)

Siantar, hetanews.com – Suasana Pasar Horas Siantar yang sudah ramai, tampak makin ramai, menyusul penemuan mayat seorang pemuda, di Balairung Pasae Horas Jaya, Jalan Imam Bonjol, simpang Jalan Thamrin, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, Sabtu (7/12/2019) pagi, pukul 06.00 WIB.

Belakangan diketahui, pria tersebut bernama Edison Purba (31), warga Jalan Tangki Lorong 20, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba.

Jhon Piter Sidabalok, selaku ketua Rukun Tetangga (RT) korban, kepada awak media menyatakan, korban sudah lama mengalami sakit-sakitan dan sudah berulang kali dibawa keluarganya ke rumah sakit.

"Memang sudah sakit-sakitan si korban ini (Edison), keluarganya juga sering membawanya ke rumah sakit, tapi kami tidak tau pasti, sakit dia ini apa," ujar Jhon, ketika berada, di ruang forensik RSUD Djasamen Saragih.

Hanya saja, menurut pengakuan dari keluarga korban, yakni ibu tiri dari korban menyatakan, bahwa anaknya tersebut mengidap penyakit TBC.

"Sudah lama anak saya ini mengidap penyakit TBC dan sering juga kami bawa ke rumah sakit,"katanya, sembari meninggalkan awak media ini.

Kapolsek Siantar Barat, Iptu Subagya, membenarkan dengan adanya kejadian tersebut.

Dan mengatakan, awalnya petugas mendapat informasi dari masyarakat yang berada di Pasar Horas, bahwa  ada pria ditemukan meninggal.

"Kita awalnya tadi mendapat informasi dari masyarakat, makanya kita langsung berangkat ke tempat kejadian perkara (TKP). Dan pada saat kita ke sana, ternyata korban sudah tidak bernyawa," ujar Kapolsek Siantar Barat, ketika berada di ruang Forensik RSUD Djasamen Saragih.

Setelah mengetahui korban tidak bernyawa, kemudian petugas kepolisian membawa korban ke RSUD Djasamen Saragih untuk dilakukan otopsi.

"Namun saat kita hendak melakukan otopsi, keluarganya tidak setuju, sehingga kita hanya melakukan visum luar saja untuk korban. Sehingga keluarga tadi langsung membawa korban pulang ke kediamannya," ungkapnya.

Lanjutnya, kita juga tidak ada menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban dan tewasnya itu memang meninggal karena penyakit.

Penulis: res. Editor: gun.