HETANEWS

Misteri Kematian Kepala Sekolah di Jok Tengah Mobil Avanza

Jakarta, hetanews.com - Warga Desa Pamoyanan, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat dikejutkan penemuan jenazah pegawai negeri sipil (PNS). Jenazah ditemukan dalam mobil Avanza hitam.

"Saat pertama kali ditemukan, kondisi mayat sudah membiru, berada di jok tengah kendaraan setengah telanjang," ujar Sekretaris Desa Pamoyanan, Ery Ahmad, Jumat (6/11).

Menurutnya, informasi pertama penemuan jenazah laki-laki paruh baya itu, berasal dari Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Kepala Dusun setempat, adanya mobil terparkir cukup lama dalam keadaan mesin kendaraan menyala.

"Kondisi mayat terlihat layaknya orang tidur, diduga korban meninggal sejak Selasa petang, sebab mobil terparkir sejak kemarin (Selasa)," papar dia.

Saat pertama kali ditemukan, mobil Avanza hitam itu yang terparkir di depan Masjid Arrosyid, Kampung Tagog RT 2 RW 3, Desa Pamoyanan, tersebut dalam keadaan menyala hampir 24 jam.

"Warga sempat membangunkan korban, namun tidak bereaksi dan ternyata sudah tidak bernyawa," kata dia.

Belakangan diketahui, jika jenazah itu merupakan PNS berprofesi sebagai Kepala Sekolah Sekolah Dasar, warga Kampung Sukapancar, Desa Sukapancar, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya.

Tak mau menjadi polemik, akhirnya Ery melaporkan kejadian tersebut ke pihak aparat kepolisian sektor Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya.

"Polisi belum memastikan penyebab kematian itu dan masih melakukan pemeriksaan dan memintai keterangan sejumlah saksi-saksi," kata dia.

  • Keterangan Polisi

Kapolsek Kadipaten, AKP Erustiana mengatakan hingga kini pihaknya masih menyelidiki kasus itu, tetapi ia belum bisa memastikan apa penyebab kematian tersebut.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan, juga tidak ada barang yang hilang," kata dia.

Dari keterangan sejumlah saksi, sebelum kejadian berlangsung, beberapa warga sempat melihat ada seorang perempuan bersama korban di dalam mobil.

Namun, ketika korban ditemukan, perempuan tersebut sudah tidak ada di lokasi kejadian. "Keterangan dari pihak keluarga juga, ada yang menyebutkan korban kerap bersama perempuan," kata dia.

Saat pertama kali ditemukan kondisi jenazah sudah membiru dengan kondisi setengah telanjang.

Tidak ditemukan adanya tanda kekerasan menimpa korban PNS itu, termasuk barang milik korban yang masih utuh. "Tapi bisa saja korban meninggal akibat mengonsumsi obat kuat," ujarnya menduga.

Kondisi itu diperkuat dengan ditemukannya, beberapa kemasan obat kuat, bekas lipstick, serta cairan sperma yang telah mengering di bagian kemaluan korban.

"Korban dibawa ke RSUD dr Soekarjo guna dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban," kata dia.

Sumber: merdeka.com 

Editor: suci.