HETANEWS

Diminta Usut Penyelundupan Harley, Polisi Koordinasi ke Bea Cukai

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Jakarta, hetanews.com - Indonesia Police Watch (IPW) meminta polisi ikut mengusut kasus dugaan penyelundupan komponen Harley Davidson dan sepeda Brompton melalui pesawat Garuda Indonesia. Polda Metro Jaya mengatakan bakal berkoordinasi dengan Bea Cukai.

"Gini, itu kan masih ditangani oleh Unit Penindakan Bea Cukai ya itukan baru kemarin (pengungkapan kasusnya). Nanti kita akan coba koordinasi ke sana ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, Jumat (6/12/2019).

Yusri mengatakan pihak Polda Metro Jaya akan menghubungi Polres Bandara Soekarno-Hatta untuk menanyakan perkembangan kasus itu. Selanjutnya, Polres Bandara disebutnya yang akan berkoordinasi dengan pihak Bea Cukai.

"Makanya saya mau tanyakan ke sana ya, kan ini ditangani Unit Bea Cukai Soetta jadi kita tanyakan dulu ke Polres Soetta," jelas Yusri.

Yusri menyebut bisa saja terjadi penyerahan atau pelimpahan kasus dari Bea Cukai ke Polda Metro Jaya ataupun ke Polres Bandara. Pihaknya bakal berkoordinasi lebih lanjut soal kasus ini.

"Ya kan nanti ada penyerahannya, nanti kita coba koordinasikan nanti sama Bea Cukai," tegas Yusri.

Sebelumnya, IPW meminta Polda Metro Jaya ikut mengusut kasus dugaan penyelundupan yang dilakukan oleh Dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara atau Ari Askhara. Ari diduga menyelundupkan komponen Harley Davidson dan sepeda Brompton melalui pesawat baru Garuda Indonesia.

"Dirut PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra (Ari Askhara) tak cukup hanya dipecat dari jabatannya. Tapi Direskrimsus Polda Metro Jaya juga harus segera menangkap dan menahannya dalam kasus penyelundupan komponen Harley-Davidson, yang merugikan negara miliaran rupiah," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangannya, Jumat (6/11).

sumber: detik.com

Editor: sella.