HETANEWS.COM

Hakim Ringankan Vonis Pemilik 11 Paket Sabu Jadi 4,6 Tahun Penjara

Pengacara Sintong Sihombing saat berbicara dengan terdakwa Bahrum. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Majelis hakim, Roziyanti SH, Justiar Ronald dan Aries Ginting, menjatuhkan vonis lebih rendah dari tuntutan jaksa, terhadap terdakwa Bahrumsyah als Bahrum (35), warga Dusun I Desa Tanjung Kasau, di PN Simalungun, Kamis (5/12/2019).

Bahrum akhirnya divonis 4,6 tahun penjara, denda Rp800 juta, subsider 3 bulan.

Sebelumnya, terdakwa dituntut 6 tahun, denda Rp800 juta subsider 3 bulan penjara oleh jaksa M Nasution SH.

Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Hal yang memberatkan, karena terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan hal meringankan, terdakwa menyesal dan belum pernah dihukum.

Terdakwa ditangkap, pada Kamis, 20 Juni 2019  lalu, saat akan bertransaksi sabu dengan Erwin (disidangkan terpisah), di jembatan Titi Merah Bandar Masilam Huta I Kampung Bandar, Kecamatan Bandar Masilam.

Polsek Perdagangan menyita 11 paket sabu yang telah bercampur air.      

Karena melihat petugas, Bahrum berusaha kabur dengan melompat ke sungai, tapi berhasil ditangkap.

Sabu sebanyak itu, diakui dibeli dari Koko (DPO) seharga Rp450 ribu. Lalu sabu dibagi menjadi belasan paket, dan akan dijual lagi kepada Erwin.        

Dalam persidangan, terdakwa Bahrum didampingi pengacara, Sintong Sihombing SH dari Posbakum PN Simalungun, menyatakan menerima putusan itu.

Penulis: ay. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!