HETANEWS

Waspada Virus Difteri, Dinas Kesehatan Simalungun Imunisasi Anak

Bupati Simalungun, JR Saragih saat menemui anak yang terindikasi difteri, di RSUD Perdagangan.

Simalungun, hetanews.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Simalungun mewaspadai penyebaran virus difteri, di Kecamatan Bandar, pasca ditemukannya 4 anak, warga Desa Perdagangan III, Kecamatan Bandar, yang terindikasi penyakit tersebut, beberapa hari lalu. Bahkan, satu diantaranya telah meninggal dunia.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Simalungun, Edwin Tony Simanjuntak, pada Kamis (5/12/2019), pihaknya sudah merujuk keempat anak yang terindikasi difteri untuk dilakukan pemeriksaan dan perawatan, di RSUP H Adam Malik.

“Meski sudah mengarah difteri, namun hasil pemeriksaan keempat anak penderita difteri yang sudah dirujuk ke Medan, dan salah satunya meninggal dunia, belum keluar. Sekitar seminggu atau dua minggu lagi untuk memastikan positif atau negatif,"ujar Edwin.

Edwin menambahkan, pasca ditemukannya  anak terindikasi difteri, pihaknya sudah melakukan imunisasi terhadap anak-anak yang masih sehat, di sekitar lokasi tempat tinggal keempatnya, di Kelurahan Perdagangan.

Kepada para Kepala Puskesmas, Edwin sudah meminta aktif memantau kemungkinan adanya kasus yang sama, di wilayahnya, sehingga bisa segera ditangani.

Sebelumnya, Bupati Simalungun, JR Saragih, meminta Dinas Kesehatan untuk memberikan perhatian serius dalam penanganan anak-anak yang terindikais difteri.

JR berharap, difteri tidak mewabah di Kabupaten Simalungun, sehingga harus ditangani dengan optimal. 

Penulis: tim. Editor: gun.