HETANEWS.COM

Satu Persatu, Jaringan Narkoba yang Dikendalikan dari Lapas Klas llA Pematangsiantar Dipreteli Polisi

Tersangka Suheri Purba alias Heri saat menunjuk barang bukti, di ruang Satres Narkoba Polres Simalungun.

Simalungun, hetanews.com – Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Simalungun, kembali mengamankan seorang pria, Suheri Purba alias Heri (40), warga Desa Pematang Kerasaan, Nagori Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, yang disebut - sebut adik dari salah seorang penghuni Lapas Klas ll A Pematangsiantar (Batu 6), bernama Syamsul Purba, pada Selasa (3/12/2019), lalu,  sekitar pukul 02.30 WIB.

Pelaku diamankan petugas, setelah berhasil menangkap empat pria yang diduga pengedar sabu, yakni Arianto Batubara alias Partong (32), Angga Satria alias Pentil (26), Yudi Surya alias Kipli (23) dan Riko Ardian alias Riko (25), warga Nagori Purba Ganda, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun.

Tersangka Suheri, berhasil ditangkap dari sebuah rumah, di Simpang Mesjid Dosin.

Dan bersama adik Suheri, petugas menggeledah isi rumah tersebut dan mengamankan barang bukti, berupa bungkusan plastik yang berisi 4 paket sedang sabu, seberat 1,59 gram, pastik klip kosong, uang tunai Rp150.000, dompet serta kunci sepeda motor.

Setelah diinterogasi petugas, tersangka Suheri Purba alias Heri, mengaku, bahwasanya narkotika jenis sabu yang sebelumnya, diserahkan kepada tersangka Riko Ardian. Sabu miliknya tersebutm diperoleh dari seorang pria, bernama Rahmat, dan atas perintah Syamsul Purba.

Saat kembali melakukan pengembangan, petugas tidak berhasil menemukan Rahmat karena diduga informasi penangkapan telah bocor.

Selanjutnya tersangka Suheri Purba alias Heri, berikut barang bukti digelandang ke markas untuk menajali pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Eduar SH, melalui Kasubag Humas Polres, Iptu Lukman Hakim Sembiring, membenarkan penangkapan terhadap tersangka Suheri.

"Benar, Sat Narkoba Polres Simalungun berhasil mengamankan seorang pria bernama Suheri Purba alias Heri atas pengembangan kasus dari pengakuan empat tersangka yang terlebih dahulu diamankan,"kata Iptu Lukman Hakim Sembiring, Rabu (4/12/2019) malam.

Penulis: tim. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!