HETANEWS

Dian Penyimpan Sabu Dalam Mulut Diancam 6 Tahun Penjara di PN Siantar

Terdakwa bersama terdakwa lainnya menunggu mobil tahanan. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Jaksa Heri Santoso SH, menuntut terdakwa Ramadian Praditya Putra als Dian, 6 tahun penjara, denda Rp800 juta, subsider 6 bulan, di PN Siantar, Rabu (4/12/2019).

Dian dipersalahkan jaksa penuntut umum (JPU), melanggar pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang tanpa hak atau melawan hukum memiliki narkotika.

Warga Huta Andarasi, Desa Parbalogan Tanah Jawa ini, ditangkap polisi, di jalan Gunung Pusuk Buhit, Kelurahan Kati, Kecamatan Siantar Selatan, pada Selasa, 25 Juni 2019, lalu.

Anggota Satres Narkoba Polresta Siantar, Yanser L Tobing dkk, mengamankan terdakwa bersama barang bukti, 1/4 gram sabu.

Menurut jaksa, penangkapan berdasarkan informasi tentang adanya transaksi narkotika, di jalan Pusuk Buhit. Sabu sebanyak itu disita dari mulut terdakwa.

Dian mengaku, membeli sabu dari Frans Alibaba (DPO), seharga Rp600 ribu. Usai menerima sabu, terdakwa menyimpan dalam mulutnya. Naas, saat menunggu temannya di pinggir jalan ditangkap petugas.

Didampingi pengacara, Erwin Sidagambir SH dari Posbakum PN Siantar, terdakwa secara lisan mohon kepada hakim agar hukumannya diringankan. Dengan alasan menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Untuk putusan hakim Risbarita, M Iqbal dan Rahmad menunda persidangan hingga Rabu depan.

Penulis: ay. Editor: gun.