Siantar, hetanews.com – Mantan Sekretaris Daerah [Sekda] Pematangsiantar, Budi Utari, menempuh jalur hukum setelah dicopot jabatannya oleh Walikota Hefriansyah. Dari situs resmi PTUN Medan, perkara gugatan Budi Utari sudah terregistrasi dengan nomor 294/ G/ 2029/ PTUN MDN.

Gugatan tersebut terhitung didaftarkan sejak 25 November 2019 lalu di PTUN Medan. Perihal gugatan soal kepegawaian dengan tergugat Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah dan penggugat adalah Budi Utari. Dijadwalkan sidang perdana digelar besok Rabu 4 Desember 2019 pukul 09.00 WIB.

Dengan adanya sidang tersebut, Budi memastikan akan menghadiri sidang perdana. Meski tidak ada persiapan khusus, Budi memantapkan diri dengan menempuh perjalanan ke Kota Medan, Selasa (3/12/2019) malam ini.

Disinggung mengenai alasan dirinya untuk melakukan gugatan, Budi menegaskan bahwa ini merupakan langkah yang perlu dilakukan, mengingat reputasi dirinya di masa yang akan datang. Budi juga mengajak supaya sidang perdana turut disaksikan.

“Besok sidangnya. Perdana. Jam 9 pagi jadwalnya. Besok kalau mau lihat datang saja,”ucapnya, seraya mengatakan dirinya sedang dalam perjalan ke Kota Medan.

Untuk diketahui, Walikota Hefriansyah mencopot Budi Utari dari jabatan Sekda dan menghunjuk Kadis Pariwisata Kusdianto sebagai Pelaksana Harian [Plh] Sekda, pada Selasa 24 September 2019. 

Hefriansyah kemudian melantik Plh Sekda Kusdianto sebagai Penjabat [Pj] Sekda Kota di Balaikota Pematangsiantar, Rabu 20 November 2019. Kusdianto dilantik sebagai Pj Sekda dengan masa jabatan 3 Bulan

Baca juga: Kunci Ruang Kerja Budi Diganti, Oknum Pegawai Berkilah