HETANEWS.COM

Divonis 8 Tahun Bui karena Menghamili Pacar, Angga Pilih Pikir – pikir

Angga digiring petugas Helmy, menuju sel tahanan. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Ketua majelis hakim, Novarina Manurung SH, didampingi dua hakim anggota, Hendrawan dan Mince Ginting, menjatuhkan pidana penjara selama 8 tahun penjara, denda Rp60 juta, subsider 6 bulan penjara, kepada terdakwa Angga Mahesa alias Angga (22).

Vonis tersebut, dibacakan dalam persidangan, Selasa (3/12/2019) siang, di ruang Cakra PN Simalungun.       

Putusan hakim tersebut, konform (sama) dengan tuntutan jaksa Indri Wirdya SH.

Warga Nagori Siantar Estate, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun ini, dinyatakan bersalah, melanggar pasal 76 E Peraturan Pemerintah pengganti UU RI No 1 Tahun 2010 Tentang Perubahan kedua atas UU RI No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.    

Pemuda ini terbukti mencabuli  pacarnya Mia (nama samaran 17 tahun)  hingga  hamil 29 minggu atau lebih 7 bulan.

Pencabulan itu dilakukan secara berulang-ulang, sejak Agustus 2018 hingga Mei 2019, di lokasi yang berbeda.         

Berawal pada Agustus, Angga menghubungi korban  melalui ponselnya untuk datang ke rumah, di Gang Abdullah, Nagori Estate Simalungun dan membujuk korban melakukan persetubuhan.

Begitulah seterusnya hubungan berlanjut layaknya suami istri, karena keduanya saling menyukai dan menjalin hubungan pacaran.          

Persetubuhan itu kembali terjadi  di rumah saksi Fajar Ramadhan Tanjung,  di Huta Batu VII, Nagori Dolok Hataran Simalungun.

Korban datang setalah dichat melalui pesan FB-nya. Akibatnya, korban hamil  sesuai hasil visum Nomor: 7687/VI/UPM/VI/2019 tanggal 11 Juni 2019 yang dibuat oleh Dr Bahtera Surbakti SpOG, pada RSU Dr Djasamen Saragih  Siantar.              

Meski persetubuhan dilakukan atas suka sama suka, namun korban masih belum dewasa (18 tahun ke atas). Dan terdakwa memberikan janji dan juga bujuk rayu dalam melampiaskan nafsunya.           

Menanggapi putusan hakim itu, terdakwa didampingi pengacara, Harfin Siagian SH dari Posbakum PN Simalungun meyatakan pikir-pikir serlama 7 hari untuk menerima ataupun banding. Persidangan dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!