HETANEWS

Habis Olahraga, Lebih Baik Mandi dengan Air Dingin atau Hangat?

Ilustrasi (Foto Istimewa)

Hetanews.com - Setelah berolahraga, otomatis badan berkeringat dan kulit "dihinggapi" kotoran. Pastinya, mandi setelah berolahraga adalah kegiatan yang sangat menggoda. Bayangkan saja segarnya mandi di bawah kucuran air dingin atau air hangat, ditambah dengan sabun yang bisa membersihkan kulit kita.

Mandi dengan air dingin atau hangat setelah olahraga, ternyata memiliki manfaatnya masing-masing. Mari mulai dengan mengetahui manfaat mandi setelah olahraga, dengan air dingin terlebih dahulu.

Mungkin kamu pernah melihat atlet yang berendam dengan air berisikan es batu, sebagai cara untuk membuat tubuhnya rileks, setelah bertanding atau berlatih.

Jika tidak memungkinkan, kamu tidak perlu mandi dengan air dingin yang berisikan es batu layaknya atlet. Cukup turunkan saja temperatur airnya. Apa saja manfaat mandi setelah olahraga, dengan air dingin itu?

Mempercepat proses penyembuhan otot

Setelah berolahraga, tentu saja otot dipaksa untuk kerja ekstra. Mandi dengan air dingin ternyata bisa mempercepat proses penyembuhan otot, serta mengurangi peradangan otot, setelah olahraga.

Perlu diketahui, mengurangi peradangan otot dengan mandi air dingin, bisa meminimalisir kemungkinan nyeri otot, pada keesokan harinya.

Membuat otot rileks

Tidak hanya mempercepat proses penyembuhan otot, mandi setelah olahraga, dengan air dingin, juga bisa membuat otot rileks. Apalagi, jenis bila olahraga yang dilakukan sangat menguras tenaga, seperti angkat beban misalnya. Dengan mandi air dingin ini, otot-otot bisa “diperbaiki” dan tidak merasa sakit, keesokan harinya.

Berpotensi menurunkan berat badan

Bagi yang berolahraga untuk menurunkan berat badan, mandi dengan air dingin, banyak manfaatnya. Perlu diketahui, beberapa sel lemak, seperti lemak cokelat, dapat memproduksi panas dengan membakar lemak.

Lemak cokelat adalah jenis lemak tubuh yang diaktifkan ketika tubuh terpapar suhu rendah, seperti mandi dengan air dingin.

Meningkatkan sirkulasi darah

Ketika air dingin menyentuh tubuh, darah akan bersikulasi lebih cepat untuk mempertahankan suhu tubuh yang ideal. Bagi yang memiliki penyakit jantung atau peradangan, mandi air dingin sangatlah baik untuk memperlancar sistem peredaran, meredakan peradangan, dan mencegah penyakit kardiovaskular.

Perlu diingat, mandi dengan air dingin tidaklah disarankan jika temperatur tubuh sedang rendah. Malahan, dengan mandi air dingin, temperatur tubuh akan semakin rendah, dan  membutuhkan waktu lebih lama, untuk kembali ke suhu tubuh normal.

Selain itu, jika sedang sakit, mandi dengan air dingin setelah olahraga sangat tidak disarankan. Temperatur dingin yang menyentuh tubuh akan sulit diterima oleh sistem kekebalan tubuh.

Mandi dengan air hangat

Jika tadi sudah mengetahui beberapa manfaat mandi setelah olahraga, dengan air dingin, bagaimana dampak mandi setelah olahraga, dengan air hangat:

Membuat tubuh rileks

Setelah olahraga, kita pasti ingin beristirahat dengan santai, rileks, dan tidur dengan nyaman. Mandi dengan air hangat, bisa membantu mencapai itu semua. Ini adalah cara paling umum untuk membuat otot-otot rileks, sebelum akhirnya bisa tidur dengan nyenyak.

Membersihkan kulit

Setelah berolahraga di luar rumah, kulit akan terpapar oleh debu dan kotoran lainnya. Mandi dengan air hangat, bisa membuka pori-pori kulit, dan melepaskan kotoran yang “terkurung” dalam kulit, sehingga kulit akan kembali bersih.

“Menyelimuti” tubuh dengan air hangat saat mandi, bisa mengurangi ketegangan tubuh dan meredakan kelalahan otot.

Namun, mandi air hangat juga berpotensi membawa dampak buruk pada tubuh, seperti membuat kulit kering, mengundang gatal-gatal, hingga meningkatkan tekanan darah. Kesimpulannya adalah, air hangat maupun dingin, memiliki plus dan minusnya masing-masing.

Seorang dokter bernama dr. Sebastian Kneipp, menciptakan teknik, agar kita bisa mendapatkan manfaat keduanya. Ketika mandi, gunakan air dingin terlebih dahulu, dan berdiri di bawah kucuran airnya selama satu menit.

Setelah itu, ganti airnya menjadi air yang tidak dingin atau hangat untuk satu menit selanjutnya. Lakukan hal ini sebanyak 3-5 kali. Menurut dr. Sebastian Kneipp, manfaat kesehatan dari air dingin

Sumber: kompas.com

Editor: tom.