HETANEWS

Seorang Jukir dan Petani Diringkus Polisi karena Edarkan Ganja Kering

Kedua tersangka saat memegang barang bukti ganja kering. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Seorang juru parkir (Jukir) dan petani, terpaksa diringkus personil Sat Narkoba Polres Siantar, karena menyimpan puluhan kilo ganja kering, di Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, tepatnya di Parluasan.

Identitas kedua pelaku, Anwar Siregar alias Gondrong (37), warga Jalan Perak Gang Kinantan, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara, dan Mahurum Isan Simangunsong (48), warga Jalan Silaturahim, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara.

Penangkapan kedua pria itu, dibenarkan Kasat Nakoba Polres Siantar, AKP David Sinaga, melalui Kasubag Humas, Iptu Rusdi Ahya.

“Keduanya tertangkap hari Minggu, tanggal 1 Desember 2019. Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba, AKP David Sinaga, yang sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat, bahwa di jalan tersebut (Patuan Anggi,red), ada yang sering menjual ganja,"ungkap Iptu Rusdi, melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (2/12/2019), sekira pukul 18.00 WIB.

Kemudian personil melakukan penyelidikan di jalan yang telah diinformasikan. Dan pada saat itu, personil menemukan seorang pria yang mencurigakan, sedang berdiri di jalan Patuan Anggi, tambahnya.

"Ketika melihat pria yang kita curigai dengan ciri-ciri yang sudah kita ketahui, personil langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka Anwar Siregar alias Gondrong. Dan saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan dari kantung celananya, berupa 4 paket ganja kering, bahkan kita juga melakukan penggeledahan di sepeda motor yang dipakainya dengan nomor polisi (Nopol) BK 5828 WAI, dan kita temukan didalam bagasi bawah jok ada 91 paket ganja kering juga, yang beratnya 200 gram,"ungkapnya lagi.

Ketika ditanya, ganja tersebut didapat dari mana? Tersangka mengakui, barang itu didapat dari seseorang yang bernama Mahurum Insan Simangunsong yang berada di Jalan Silaturahmi. Kita pun melakukan pengembangan kelokasi tersebut, ujarnya.

Setelah berada dilokasi, petugas melihat tersangka Mahurum sedang berada di depan rumahnya dan saat itu juga langsung diringkus, tanpa perlawanan sama sekali.

"Tersangka yang sudah kita tangkap, kemudian kita melakukan penggeledahan didalam rumahnya dan kita menemukan dari atas asbesnya ada 1 buah goni yang berisi daun ranting biji ganja kering. Kemudian 1 buah plastik hitam yang berisi daun biji ranting ganja kering yang beratnya 1.800 gram dan ada 1 unit timbangan warna orange merk tanita," pungkasnya.

Masih katanya, pihaknya juga menanyakan kepada tersangka Maharum dari mana ia mendapatkan ganja itu? Ia mengaku dari seorang yang bermarga Simbolon yang bertempat tinggal di Tomuan.

Hanya saja, saat kita melakukan pengembangan kembali, marga Simbolon sudah tidak ada di tempat, tutupnya.

Penulis: res. Editor: gun.