HETANEWS

Walikota Hefriansyah Sempat dipanggil, Begini Penjelasan Wakil Ketua KPK

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang

Siantar, hetanews.com - Walikota Pematangsiantar, Hefriansyah, sempat dipanggil oleh KPK terkait kasus mantan Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain pada tahun 2018. Pemanggilan Hefriansyah oleh KPK sampai sekarang masing menyimpan tanda tanya. 

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, disinggung mengenai hal itu menuturkan akan menjadi perhatian KPK. Apalagi,  pemanggilan terhadap orang nomor satu di Pematangsiantar itu terkait kasus korupsi OK Arya Zulkarnain.

"Menjadi perhatian kita. Semua daerah jadi perhatian kita. Karena di Indonesia itu, ada Korsubda namanya, jadi ada 9 korsubda di Indonesia," kata Saut, ditemui di Aula Kampus Nommensen Pematangsiantar, Senin (2/12/2019).

Baca juga: Sumut Wilayah Korupsi Tertinggi, Siantar-Simalungun Jadi Perhatian KPK

"Jadi Siantar ini masuk wilayah sumut jadi kita perhatikan, ada rekomendasi-rekomendasi, apa yang dilakukan dalam [pengelolaan] pendapatan daerah. Harus ada penyelidikannya, kalau soal penindakannya aku belum bisa ngomong. Karena harus ada dulu penyelidikan baru saya bisa ngomong," jelasnya.

Disinggung apakah akan ada pemeriksaan lebih lanjut, Saut meminta waktu. Dia memastikan pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik KPK biasanya ada pengembangan.

Baca juga: Melibatkan OPD, Wali Kota Siantar Dilaporkan ke KPK Atas Dugaan Korupsi Rp6,4 M

"Nanti kita lihat, aku belum bisa update, tapi yang jelas penyidik mengembangkan [kasus] itu terus. Banyak nama disebut tapi gak lanjut kan, itu biasa seperti itu, nanti kita lihat pengembangannya, penyidik akan mendalami," ucapnya.

Adanya pemanggilan KPK kepada Hefriansyah pasca kasus korupsi mantan Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnain, sempat dipertanyakan oleh Institute Law And Justice [ILAJ].

Melalui surat mereka meminta KPK memberi penjelesan kepada publik khususnya warga Pematangsiantar, terkait status hukum Hefriansyah.

Selain ILAJ, Forum Mahasiswa Sumut juga melaporkan dugaan korupsi Walikota Pematangsiantar itu ke KPK.

Forum Mahasiswa menduga Walikota Hefriansyah diduga melakukan korupsi dengan melibatkan OPD Pemko Siantar sebesar 6,4 Miliar pada Tahun 2017.

Baca juga: ILAJ Resmi Surati KPK RI Terkait Status Hukum Hefriansyah

Penulis: gee. Editor: edo.