HETANEWS

Misron dan Eka Syahputra Dituntut 8 Tahun Penjara, Ini Peran Kedua Terdakwa

JPU Viktor saat membacakan tuntutan 8 tahun penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Dua warga Balimbingan Tanah Jawa, Misron als Roni (44), terbukti menjual sabu, dibantu kurirnya,  M Eka Syahputra (23), masing - masing dituntut 8 tahun penjara, denda Rp 1 milyar, subsider 1 tahun penjara.

Ancaman hukuman itu, dibacakan jaksa Viktor Purba SH, di PN Simalungun, Senin (2/12/2019).

Menurut jaksa, keduanya terbukti bersalah melanggar Pasal 114 (1) Jo pasal 132 UU RI No.35/2009 tentang narkotika. Keduanya terbukti menjual sabu yang disuruh marga Tarigan (DPO).

Misron menerima sabu sebanyak 10 paket, pada Minggu, 30 Juni 2019 lalu dari Tarigan.

Jika habis terjual, terdakwa Misron mendapat upah Rp200 ribu dan 1 paket gratis. Dalam menjualkan sabu, terdakwa Misron, dibantu terdakwa Eka.

Sabu sudah terjual, dan sisa 7 paket seberat 1,30 gram (bruto), dinyatakan untuk dimusnahkan, sedangkan uang hasil penjualan narkotika 150 dirampas untuk negara.

Persidangan dipimpin hakim Roziyanti, Justiar dan Aries Ginting, ditunda seminggu untuk putusan.

Sebelumnya, kedua terdakwa didampingi pengacara, Harfin Siagian dari Posbakum PN Simalungun, membuat permohonan kepada hakim. Para terdakwa mohon agar hukumannya diringankan.

Penulis: ay. Editor: gun.