HETANEWS

3 Cara Cepat Jadi Orang Kaya, Asli Bukan Kaleng-kaleng

Jakarta, hetanews.com - Kaya. Kata ini bagaikan sihir dan kebanyakan orang punya cita-cita untuk menjadi 'orang kaya'. Meskipun kata dan ukuran kaya sendiri menjadi sangat relatif antara satu orang dengan orang lain, akan tetapi pada masa di mana banyak hal dipatok dan hitung dengan uang, maka menjadi orang kaya sepertinya adalah suatu hal yang enak.

Hal ini kemudian diperparah dengan adanya media social yang mempermudah orang-orang untuk 'nampang' kekayaan mereka yang bisa saja membuat banyak orang menjadi iri.

Lalu, seperti apa dan bagaimana sih trik dan tipsnya untuk bisa menjadi orang kaya? Sebenarnya hal ini cukup sederhana tapi banyak orang yang masih belum paham.

Oleh sebab itu mari kita bahas lebih detail dan mendalam pada artikel kali ini.

  • Turunkan Biaya Hidup Sehari-Hari dan Biaya Rumah Tangga

Matematika dari perencanaan keuangan dan pengelolaan keuangan bulanan sebenarnya sangatlah mudah dan simpel. Hanya ada 2 komponen besar dalam hitungan tersebut yaitu penghasilan dan pengeluaran.

Maka rumus yang ideal adalah meningkatkan penghasilan sambil di saat yang bersamaan menekan pengeluaran. Sekarang mari kita fokus pada pengeluaran.

Kalau kita mau bagi pengeluaran pada beberapa kategori besar maka akan didapat kategori-kategori seperti ini:
Biaya rumah tangga (termasuk biaya sewa, listrik, telpon, air, dll)
Biaya hidup sehari-hari dirumah (belanja makanan dan kebutuhan)
Biaya transportasi
Biaya anak
Cicilan utang
Tabungan & Investasi
Biaya social & entertainment
Biaya pribadi (private)

Nah, dari ke 8 kategori besar ini kira-kira mana sih yang paling banyak komponen biaya detailnya? Biasanya orang akan merujuk ke nomor 1 & 2 di atas. Dari kedua biaya ini buatlah hitungan secara detail dan perhatikan mana saja pos-pos pengeluaran yang terlalu banyak, bisa ditekan atau bahkan bisa dihilangkan sama sekali.

Selain itu pengeluaran yang biasanya menyebabkan kebocoran hebat dan sulit untuk mengkontrolnya adalah pengeluaran nomo 7 & 8 yaitu biaya social entertainment dan biaya pribadi. Nah pos biaya entertainment dan pribadi ini biasanya 'rebutan' dengan pos biaya tabungan dan investasi.

Dengan kata lain, semakin besar biaya entertainment dan pribadi, maka akan semakin kecil (bahkan nol) tabungan dan investasi anda. So kunci pertama adalah menekan dan menghilangkan biaya yang tidak penting.

  • Cari Tambahan Penghasilan
Kunci kedua yang juga tidak kalah penting adalah mencari tambahan penghasilan. Ingat matematika cash flow di atas bahwa untuk bisa menjadi kaya berarti penghasilan harus besar dan pengeluaran harus kecil sehingga ada uang tersisa.

Mencari penghasilan bisa dilakukan dengan banyak hal. Yang paling mudah adalah dengan memperbanyak kerja lembur, apabila hal tersebut memungkinkan di tempat kerja anda. Dengan bekerja lembur anda bahkan bisa dilihat sebagai salah satu karyawan yang berdedikasi tinggi pada perusahaan anda.

Alternatif kedua adalah dengan melakukan pekerjaan tambahan. Pekerjaan tambahan bisa dengan menjadi Barista di coffee shop baik lokal maupun internasional.

Ataupun anda bisa mengambil pekerjaan sejenis lainnya yang menambah penghasilan anda. Apabila anda ingin bekerja sendiri tanpa terikat, maka anda bisa menjadi driver online baik taxi maupun ojek online. Anda bisa mengatur waktu kerja anda sesuai kondisi anda.

Alternaif lainnya adalah memaksimalkan hobi dan keahlian anda. Apabila anda punya hobi memasak maka anda bisa membuka usaha makanan baik menjual makanan secara online (seperti rice bowl yang sekarang sedang ngetop) ataupun membuka usaha katering.

Apabila anda hobi berolah raga maka andapun bisa menjadi coach atau pelatih untuk anak-anak. Selain itu apabila anda punya keahlian seperti Bahasa Inggris, maka anda bisa menjadi guru Bahasa Inggris atau bila anda bisa mengaji maka andapun bisa mengajarkan anak-anak mengaji Iqro.

Intinya keahlian apapun yang anda miliki bisa dijadikan sumber penghasilan tambahan baik secara paruh waktu bahkan penuh waktu.

  • Konsisten

Terakhir yang tidak kalah penting adalah ketika anda mulai melakukan hal tersebut di atas adalah untuk selalu konsisten dalam melakukannya. Dua hal di atas sebenarnya tidak sulit, akan tetapi konsisten untuk selalu melakukannya setiap harilah yang paling sulit.

Untuk bisa konsisten anda harus punya tujuan keuangan, pengingat dan pencatatan secara rutin juga. Nah hal ini bisa dilakukan secara manual dengan menulis atau secara otomatis dengan menggunakan teknologi dan aplikasi.

sumber: detik.com

Editor: sella.