HETANEWS

Ditangkap 4 Nopember 2019, Berkas Bandar Besar Narkoba Rego Ria masih Pemberkasan

Siantar, hetanews.com - Berkas bandar besar narkoba Kampung Banjar, Rego Ria cs, masih dalam tahap pemberkasan pihak Polres Siantar, khusunya penyidik Sat Narkoba.

Namun Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidik (SPDP) sudah diserahkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar, yaitu seminggu setelah dilakukan penangkapan terhadap Rego.

Hal ini disampaikan Kasat Narkoba Polres Siantar, AKP David Sinaga, ketika dikonfirmasi sudah sejauh mana berkas bandar besar narkoba tersebut.

Mantan Kapolsek Padang Hilir Tebingtinggi ini menyatakan, bahwa hingga sekarang berkasnya masih dalam tahap pemberkasan.

"Masih pemberkasan dan menunggu hasil labfor. Kalau untuk SPDPnya sudah kita antar kekejaksaan, seminggu setelah kita tangani," akhir Kasat Narkoba, dalam pesan singkatnya, Jumat (29/11/2019), pukul 15.00 Wib.

Tidak hanya sampai di situ saja, awak media ini juga mengkonfirmasi terkait berkas SPDP dari Rego Ria cs ke bagian Humas Kejari Siantar, yakni BAS Faomasi Jaya Laia, melalui  seluler. Dengan menanyakan, apakah benar SPDP Rego Ria sudah masuk ke Kejari Siantar?

Baca juga: Begini Kronologi Polisi Tangkap Bandar Besar Narkoba Rego Cs

Baca juga: Rego ‘Big Bos’ Narkoba Siantar – Simalungun Diciduk Polisi

"Yang bandar narkoba itu ya?, belum saya cek pula sudah masuk apa belum, tapi besok (Sabtu) saya cek ya. Nanti kalau uda ada saya beritahu," akhir Bas Faomasi Jaya Laia, sembari mengatakan, bahwa esok ada acara di Kejari Siantar.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Rego Ria tertangkap setelah salah satu rekannya, berinisial PW, diringkus terlebih dahulu, di Jalan Raya, Kelurahan Timbang  Galung, Kecamatan Siantar Barat, Senin, 4 Nopember 2019, lalu.

Dari PW, petugas menemukan 1 paket narkotika jenis sabu yang diselipkan didalam celana dalamnya.

PW pun mengaku, bahwa sabu itu didapatkan dari pria berinisial RR, yang berada di Jalan Dea.

Setelah mendapat pengakuan dari PW, personil Sat Narkoba langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan RR dengan rekannya WP, sedang duduk didalam rumah.

Ketika dilakukan penggeledahan, tepatnya di lantai 2, di ruangan kamar, petugas menemukan 1 unit HP merk Samsung dan 1 unit HP merk OPPO, dan uang serjumlah Rp. 565.000.

Tidak hanya itu, kemudian di ruangan televisi, juga ditemukan 1 buah bola lampu yang didalamnya ada 2 paket narkotika diduga jenis sabu yang masing-masing dibungkus plastik warna hitam dengan berat brutonya 10 gram.

Bukan hanya itu saja, petugas juga menemukan 1 unit timbangan digital, dan dari bawah meja yang terbuat dari ban mobil yang telah dimodifikasi ditemukan barang bukti 1 buah bong terbuat dari botol plastik.

Petugas juga menemukan 1 buah amplop warna putih yang berisi 1 buah plastik klip yang berisi 40 butir pil ekstasi, didalam kamar lantai satu, dan didalam lemari kain juga ditemukan 1 bungkus plastik klip.

Dalam hal ini, tersangka RR mengakui, kalau barang bukti yang ditemukan personil Sat Narkoba itu adalah miliknya yang didapat dari Medan, sekitar sebulan yang lalu.

Penulis: res. Editor: gun.