HETANEWS

Pdt DR Willem TP Simarmata Motivasi Kaum Milenial Saat Sosialisasi Empat Pilar di UHN Pematangsiantar

Pdt DR Willem TP Simarmata MA, anggota DPD RI/MPR RI, bersama tiga pembicara lainnya saat foto bersama para peserta usai penyerahan sertifikat, di Gedung Menza Universitas HKBP Nommensen (UHN) Pematangsiantar, jalan Sangnaualuh Siantar, Kamis pagi (28/11/2019).

Siantar, hetanews.com - Pdt DR Willem TP Simarmata MA, anggota DPD RI/MPR RI daerah pemilihan (Dapil) Sumtera Utara, menggelar sosialisasai empat pilar, yaitu Pancasila, Undang – undang Negara Republik Indonesia, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika, di Gedung Menza Universitas HKBP Nommensen (UHN) Pematangsiantar, jalan Sangnaualuh Siantar, Kamis pagi (28/11/2019), mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

Selain Pdt DR Willem TP Simarmata, ada 3 orang narasumber lainnya, yaitu Pdt Dr Tiapul Hutahaean, yang membawa topik Bhineka Tunggal Ika, Pdt Darman Samosir MTh, membawakan materi UUD 1945 dan Pdt Dr Enig Aritonang MTh, menyampaikan soal NKRI.

Acara tersebut, tampak dihadiri Rektor UHN Pematangsiantar, Prof Dr Sanggam Siahaan MHum dan dua ratus lebih peserta, yang umumnya kaum milenial, yaitu para mahasiswa dari berbagai kampus, seperti STT HKBP Pematangsiantar, UHN Pematangsiantar, Universitas Simalungun (USI), STAI UISU, STIKOM Tunas Bangsa dan termasuk dari kalangan organisasi maupun ormas, diantaranya, GMKI, HMI, GMNI, Sapma PP, GP Ansor dan utusan pemuda gereja yang ada di Kota Siantar.

Termasuk kalangan akademisi maupun dosen, juga tampak berbaur dalam sosialisasi tersebut.  

Rektor UHN Pematangsiantar, Prof Dr Sanggam Siahaan MHum, selaku tuan rumah, mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Pdt DR Willem TP Simarmata MA yang telah memilih Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, sebagai tempat sosialisasi empat pilar dan ini menurutnya sebuah kehormatan.

Dikatakannya, bahwa empat pilar ini sangat penting disampaikan kepada masyarakat, terlebih para mahasiswa agar semakin mencintai NKRI dan mampu menerima perbedaaan.

“Memerangi paham radikalisme maupun teroris di Negara kita ini, adalah merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai masyatakat Indonesia,”ucapnya.

Sementara, Pdt DR Willem TP Simarmata MA dalam pemaparannya, mengajak para peserta menerima kemajemukan, mempertahankan semangat nasionalis dan menjaga keutuhan Bangsa Indonesia.

Suasana para peserta saat mengikuti sosialisasai empat pilar, yang disampaikan Pdt DR Willem TP Simarmata MA, anggota DPD RI/MPR RI,  di Gedung Menza Universitas HKBP Nommensen (UHN) Pematangsiantar, jalan Sangnaualuh Siantar, Kamis pagi (28/11/2019).

Dia juga menyinggung aksi bom bunuh diri yang terjadi di Sumatera Utara dan prihatin dengan masyarakatnya yang sudah terpapar paham radikalisme.

“Untuk itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang kita cintai ini. Sehingga tidak terjadi kerusuhan, pemberontakan maupun aksi teroris,”ujarnya.

Menurut mantan Ephorus HKBP ini, bahwa umumnya orang yang nekat melakukan ‘kejahatan’ dikarenakan ekonomi lemah dan tidak berpendidikan. Karena hanya pendidikan lah yang mampu membebaskan kita dari kemiskinan, ucapnya.

Berkaitan dengan itu, dia mengajak mahasiswa dan pemuda agar giat belajar, terlebih dalam menguasai teknologi dan informasi, serta Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional.

Dia juga menceritakan bagaimana waktu kuliah di Korea, dimana masyarakatnya sangat dinamis.

“Kalau di Indonesia, tidur siang itu sangat penting, tapi kalau di Korea, tidak ada istilah tidur siang, karena menurut mereka, itu hanya habiskan waktu. Saya pernah disindir teman saya satu kuliah, saat dilihat tidur siang,”kisahnya sambil tersenyum.   

Tak luput, dia juga mengingatkan para peserta, bahwa mencintai dan mendengarkan orangtua sangat lah penting.

Dia mencontohkan warga Negara China, yang begitu sayang dengan orangtuanya.

Katanya, dia juga bisa menjadi orang yang berhasil hingga sampai saat ini, tidak lain karena patuh terhadap nasihat orangtua.

“Dan karena berharganya didikan dari orangtua, maka saya mendirikan sekolah TK dan SD yang diberi nama Cyrillus Advanced School, di komplek perumahan Sibatu-batu, Kecamatan Siantar Sitalasari,”katanya.

Pada kesempatan itu, anggota DPD RI/MPR RI ini juga menjawab sejumlah pertanyaan dari para peserta, baik dari GMKI, maupun dari mahasiswa UISU dan HMI saat sesi tanya jawab.

Pdt DR Willem TP Simarmata, juga berjanji akan melakukan sosialisasi serupa di Kampus STAI UISU, jalan Asahan, Kabupaten Simalungun.

Penulis: tim. Editor: gun.