HETANEWS

Virus Hog Cholera Menyerang Sumut, Pahala Sitorus akan Datangkan Ahli Pro Biotik

Pahala Sitorus, Pengurus Pusat Cakra 19, Minggu (24/11/2019). (Foto/WH)

Tebing Tinggi, hetanews.com - Pengurus Pusat Cakra 19, Pahala Sitorus mengatakan, virus hog cholera yang menyerang ternak babi sudah tersebar di 16 Kabupaten/Kota, di Sumatera Utara.

Hal itu mengakibatkan kerugian yang cukup besar dan berdampak pada terganggunya stabilitas ekonomi yang luar biasa serta menimbulkan keresahan masyarakat, katanya.

"Keresahan ini harus segera diatasi. Saya akan segera mendatangkan ahli pro biotik untuk mengobati ternak babi yang terserang penyakit," kata Pahala, Minggu (24/11/2019).

Menurut Pahala, hog cholera dapat membunuh karakter usaha peternakan berkelanjutan, karena konsumen pasti takut mengkomsumsi produk tersebut dalam waktu cukup lama, termasuk mengembalikan kepercayaan keamanan konsumen pada produk tersebut.

Disatu sisi, kita harus melakukan penanggulangan epidemi dan serangan sporadis lainnya secara "ramah lingkungan",  sekaligus dengan biaya yang terjangkau, ujarnya.

"Saya akan bertolak ke Jakarta, Selasa (26/11/2019), untuk mendatangkan ahli pro biotik ke Sumatera Utara, dan melakukan eksperimen pengobatan secara gratis di Kota Tebing Tinggi untuk beberapa ternak babi  yang terserang penyakit," ucapnya.

Lanjut Pahala, pro biotik adalah koloni dari beberapa dan bahkan sampai ribuan strain microba yang sudah diisolasi dan  berguna membantu kehidupan manusia.

Untuk memudahkan menanggulangi virus hog cholera ini, saya minta dukungan semua pihak, baik Pemerintah Provinsi, terutama Pemerintah Daerah yang daerahnya terkena serangan penyakit babi, katanya.

"Saya juga minta kepada ahli pro biotik untuk memproduksi pro biotik di Tebing Tinggi, sehingga seluruh peternak di Sumatera Utara dengan mudah membelinya. Karena pro biotik juga dapat digunakan untuk mengobati hewan yang memamah biak (ruminansia) dan unggas," katanya.

Penulis: wh. Editor: gun.