HETANEWS

Tim Pelajar U-18 Indonesia Ambisi Taklukkan Malaysia

Tim Pelajar U-18 Indonesia. ©2019

Balikpapan, hetanews.com - Tim Pelajar Indonesia siap melakoni laga Semi Final 47th Asian School Football Championship (ASFC) U-18/2019. Skuat Elang Muda siap meladeni perlawanan Malaysia malam nanti di Sadin Batakan, Balikpapan.

Demi menantang Malaysia, Timnas Pelajar Indonesia U-18 berlatih ringan di lapangan futsal di kawasan Hotel Blue Sky. Dalam latihan ringan itu terlihat lebih mengakurasikan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki yang diikuti oleh pergerakan tanpa bola dengan memanfaatkan lebar lapangan.

Pelatih kepala Bambang Warsito mengatakan jika hal tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi para pemain pasca melakoni laga melawan China di laga terakhir babak penyisihan.

"Anak-anak memiliki tekad dan semangat yang luar biasa untuk memenangkan pertandingan ini, karena untuk menepis berita di mana Indonesia selalu kalah dengan Malaysia, di samping ini merupakan partai El Classico Asia Tenggara," ucap Bambang Ito.

"Dukungan suporter yang sangat melimpah di Stadion Balikpapan ini bukan menjadi beban bagi anak-anak untuk tampil, malahan itu menjadi motivasi bagi mereka untuk menunjukkan kualitasnya dalam bermain, terlebih untuk kehormatan serta membawa nama bangsa dan negara di pentas Internasional seperti ini," tambahnya.

Kesiapan anak-anak dalam menghadapi Malaysia diempat besar diwakili oleh pemain Timnas U-19, Muhammad Salman M. Farid. Pemain yang kerap beroperasi di sayap kanan dalam ajang ini mengatakan jika secara tim sudah sangat siap menghadapi Malaysia.

"Melawan Malaysia kami ingin memenangkan laga, untuk mengobati rasa kecewa suporter setelah beberapa hari lalu Timnas Senior kita kalah di Bukit Jalil dan di GBK," ucap Salman.

Hal senada juga diungkapkan rekan satu timnya di Timnas U-19, Komang Teguh Trisnanda.

"Secara tim sih kami sudah siap, terlebih dukungan dari suporter di Stadion juga membuat mental kita naik dan yang terpenting adalah kita harus lebih kompak lagi dalam bermain secara tim, karena evaluasi kekalahan kita kemarin lantaran terlalu individual dalam bermain, sehingga kerjasama di dalam tim kurang," tuturnya.

Sumber: merdeka.com 

Editor: suci.