HETANEWS.COM

Parah Bahhh…Supir Truk dan Kernek Dipalak OTK di Terminal Sukadame

M Sihombing ketika diperiksa Juper, di Polres Siantar. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Pemalakan terhadap supir truk, kembali terjadi, di seputaran eks terminal Sukadame, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar.

Korban M Sihombing (40), selaku supir truk colt diesel yang hendak mengantar barang paket harus tepuk jidad.

Dia harus kehilangan uang Rp 100 ribu dan uang jalan sebesar Rp 500 ribu, akibat pemalakan itu.

Sedangkan kerneknya, harus kehilangan satu unit HP merk Vivo.

Peristiwa pemalakan itu terjadi, saat M Sihombing dengan kerneknya, hendak mengantar barang paket, di sekitaran stasiun kereta api.

"Kejadiannya pagi dini hari, sewaktu kami mau mengantarkan barang paket di stasiun kereta api. Jadi kami melintas, lewat Jalan SM Raja, namun pas di lampu merah, dekat terminal eks Sukadame, mobil kami dipaksa berhenti dengan cara memalangkan tangannya," ucap M Sihombing, ketika berada di Polres Siantar, Kamis (21/11/2019).

Setelah salah seorang pelaku memalangkan tangannya, kemudian pelaku meminta uang natal kepada korban, sebesar Rp 20 ribu.

"Tapi setelah saya kasi, tiba-tiba pelaku lainnya datang dari samping mobil dan langsung naik ke pintu samping mobil saya dan meminta uang kepada kernek saya. Namun karena tidak dikasi, HP merk Vivo punya kernek saya, diambil oleh pelaku,"ujarnya.

Tidak hanya sampai disitu saja, para pelaku lainnya juga berdatangan dengan meminta uang kepada korban. Hanya saja, korban sempat tidak menuruti permintaan pelaku, dan pelaku juga bebuat kasar kepada korban.

"Kemudian pelaku mengambil uang saya Rp 100 ribu serta uang jalan sebesar Rp 500 ribu. Kami tidak kenal sama sekali sama para pelaku, tapi mengenal salah satu dari pelaku, sempat kami tandai ciri-cirinya, berwajah bulat dan berkulit hitam," akhirnya.

Kapolres Siantar, AKBP Budi Pardamean Saragih, melalui Kasubag Humas, Iptu Rusdi Ahya, membenarkan hal tersebut dan laporan korban sudah mereka terima.

"Korban dan saksi masih kita periksa atas laporan yang telah kita terima. Sedangkan untuk pelaku pemalakan sendiri masih dalam lidik kita," akhir Iptu Rusdi Ahya.

Penulis: res. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan