HETANEWS

Tega Pukul Kepala Istri Pakai Linggis, Pak Diva Dihukum Lebih Berat

Terdakwa berjalan meninggalkan ruang sidang, usai divonis 3 tahun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Rahman Pandiangan als Pak Diva (46), terbukti memukul kepala istrinya dengan linggis sebanyak 2 kali hingga bocor, dan akhirnya diganjar 3 tahun penjara.

Vonis yang dibacakan, ketua majelis hakim, Roziyanti SH, didampingi dua hakim anggota, Aries Ginting SH dan Justiar Ronald SH tersebut, naik dari tuntutan jaksa, Kamis (21/11/2019), di PN Simalungun.

Pak Diva, sebelumnya dituntut 2,6 tahun oleh jaksa Doniel Ferdinan SH.

Terdakwa yang tinggal di jalan Mesjid Kampung Toba Saribudolok ini, dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 44 (2) dan (1) UU RI No.23/2004 tentang penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Terdakwa terbukti melakukan penganiayaan kepada istrinya, pada Selasa, 16 Juli 2019, lalu, sekitar pukul 07.20 WIB, di lantai 2 rumahnya. 

Pagi itu, saksi korban (istri terdakwa,red), Only Bethaida Silalahi als Mak Dita, sedang mengemasi barang barangnya.          

Lalu terdakwa naik ke lantai 2 rumahnya dan mengatakan, mau kemana kau. "Sukak ku lah, aku gak mau ribut ribut lagi,"kata korban saat itu.

Sehingga keduanya bertengkar mulut. Terdakwa memukul wajah korban hingga beberapa kali.

Dan tak hanya itu, melihat linggis di dekat pintu, terdakwa langsung mengambilnya dan memukul kepala korban sebanyak 2 kali.           

Korban berdarah dan disuruh anaknya lari. "Lari mamak, “kata Cantique, salah satu dari putri mereka.

Korban lari meminta pertolongan warga dan melaporkannya ke Polsek Saribu Dolok.

Akibatnya, korban mengalami jahitan dan selama sebulan lebih tidak dapat beraktifitas. Dari perkawinan keduanya, dikarunia 4 orang anak.

Penulis: ay. Editor: gun.