HETANEWS

Miliki Sepaket Sabu, Andri Alfian Diadili di PN Simalungun

Petugas Yudi Kurniawan saat menggiring terdakwa menuju sel tahanan usai sidang dakwaan. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Andri Alfian (21), warga Nagori Maligas Tongah, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, terpaksa diadili karena memiliki sepaket sabu, seberat 0,12 gram (bruto).

Menurut dakwaan jaksa, Viktor Purba SH yang dibacakan dalam persidangan, Selasa (19/11/2019), di PN Simalungun, terdakwa ditangkap petugas, bersama RH (terdakwa anak disidangkan dalam berkas terpisah).

Keduanya dijerat jaksa, dengan pasal 112 atau kedua melanggar pasal 127 (1) huruf a UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Andri dan RH, diamankan saksi polisi, yaitu Marlon Sihombing,  Julianto Simanjuntak dan Hendra Siahaan (Masing-masing anggota Polri pada Polsek Tanah Jawa), pada Sabtu, 3 Agustus 2019, lalu, sekira pukul 20.30 WIB.

Sebelumnya, petugas mendapatkan informasi tentang adanya penyalahgunaan narkotika.

Melihat ciri-ciri dan gerak gerik yang mencurigakan, keduanya diamankan saat berdiri, di pinggir jalan umum Huta Timbaan, Nagori Maligas Tongah, Kecamatan Tanah Jawa.

Dari saku jaket milik terdakwa Andri, disita sepaket sabu yang diakui dibeli dari Beni Rajagukguk (DPO) seharga Rp 100 ribu.

Dakwaan jaksa, dibenarkan terdakwa dan tidak keberatan.

Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, majelis hakim, pimpinan Hendrawan Nainggolan SH, dibantu panitera, Jonni Sidabutar SH, menunda persidangan hingga sepekan.

“Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, sidang ditunda seminggu,"kata hakim.

Penulis: ay. Editor: gun.