HETANEWS

Pedemo Irak Blokir Akses ke Pelabuhan dan Ladang Minyak

Para pedemo dalam demonstrasi anti-pemerintah di jembatan Ahrar di Baghdad, Irak, 18 November 2019/

Baghdad,Irak, hetanews.com - Pedemo di Irak membakar ban dan memblokir jalan menuju pelabuhan utama negara itu dan ladang minyak pada Senin (18/11).

Di beberapa kota di selatan, sekolah-sekolah dan kantor-kantor pemerintah umumnya masih tutup. Di Baghdad, bank sentral Irak akan mengurangi jam kerjanya karena kerusuhan.

Ini kedua kali dalam sebulan akses ke pelabuhan Umm Qasr diblokir, menghambat karyawan dan kapal tanker memasuki pelabuhan itu, yang menangani sebagian besar impor komoditas negara itu.

Di Basra, protes mencegah pekerja minyak memasuki ladang minyak Zubair, yang memproduksi lebih dari 400 ribu barel per hari.

Protes itu, yang dimulai bulan lalu karena kurangnya lapangan kerja dan layanan publik, berkembang mencakup korupsi yang meluas dan ketimpangan pendapatan. Demonstran kini menuntut perombakan total pemerintah.

Pasukan keamanan menggunakan peluru tajam, gas air mata, dan granat kejut terhadap demonstran yang umumnya tidak bersenjata, menewaskan lebih dari 320 orang dan melukai ribuan lainnya.

Senin (18/11), Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo memperingatkan pejabat Irak bahwa Amerika akan mempertimbangkan sanksi kepada pejabat-pejabat yang bertanggung jawab atas kekerasan atau korupsi.

Sumber: voaindonesia.com

Editor: tom.