HETANEWS

Nyabu di Rumah Kosong, Dua Warga Batu Bara Diancam 46 Bulan Penjara

Dua terdakwa digiring petugas meninggalkan ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Dua warga Batu Bara, Rojali (28) dan M.Rizal (25), masing-masing dituntut 3 tahun 10 bulan (46 bulan) penjara oleh jaksa Viktor Purba SH, di PN Simalungun, Selasa (19/11/2019).

Keduanya, dipersalahkan jaksa melanggar pasal 127 (1) huruf a UU RI No 35/2009 tentang penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri.

Menurut jaksa, keduanya warga Dusun III Desa Gantung, Kecamatan Tanjung Tiram, Batu Bara, ditangkap Polsek Bangun, saksi Yudi Adianto dan E Damanik, pada Selasa (20/8/2019) lalu, di rumah kosong, Nagori Senio Simalungun.

Keduanya datang dari Batu Bara, mencari masyarakat yang ingin menjual emasnya kepada mereka.

Karena lelah, keduanya beristirahat, di sebuah rumah kosong, sambil menghisap sabu. Baru 2 kali hisap, ditangkap petugas. Menurut Rojali, jika sabu itu dibeli dari Irul als Dono, paket Rp100 ribu, di kawasan tambak udang Batu Bara.

Lalu keduanya dibawa ke Polsek, bersama barang bukti sisa sabu 0,93 gram (bruto), kaca pirex yang sudah dibakar, pipet dan bong untuk diproses hukum. Keduanya memohon keringanan hukuman atas tuntutan jaksa.

"Saya menyesal dan mohon agar dihukum seringan-ringannya,"kata terdakwa secara bergantian.

Ketua majelis hakim, Hendrawan Nainggolan SH, didampingi dua hakim anggota, Nasfi dan Mince, dibantu panitera, Jonni Sidabutar SH, menunda persidangan seminggu untuk pembacaan vonis.

Penulis: ay. Editor: gun.