HETANEWS

Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, Penjual dan Pembeli Sabu Ini Terima Vonis dari Hakim

Majelis hakim ketika membacakan vonis kedua terdakwa. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com -  Feri Irwansyah Lubis (27), yang didakwa pembeli sabu, akhirnya divonis 6 tahun penjara, denda Rp 800 juta, subsider 3 bulan penjara.

Sedangkan Fajar Peranginangin (56), divonis 6,6 tahun penjara, denda Rp 1 miliar, subsider 3 bulan penjara.           

Vonis tersebut, dibacakan ketua majelis hakim, Hendrawan Nainggolan SH, didampingi dua hakim anggota, Mince SH dan Nasfi SH, dan lebih ringan dari tuntutan jaksa, Samandhohar Munthe SH MH, dalam persidangan, Selasa (19/11/2019), di PN Simalungun.

Sebelumnya, keduanya dituntut sama, yaitu 7 tahun penjara, dengan denda yang sama dengan putusan hakim.        

Menurut hakim, Feri, warga jalan Mangga, Kelurahan Parhorasan, Kecamatan Siantar Marihat ini, ditangkap di jalan rusak Simpang Pondok 8, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, pada Minggu, 26 Mei 2019.

Dari terdakwa, anggota Polsek Tanah Jawa, menyita sepaket sabu yang diakui dibeli dari Fajar.         

Setelah dilakukan pengembangan, Fajar, warga jalan Melanthon Siregar, juga berhasil ditangkap yang sedang duduk di sebuah cakruk. Petugas pun mempertemukan Feri dengan Fajar dan mengakui, sudah menjual sabu seharga Rp 100 ribu.        

Fajar dinyatakan terbukti bersalah, melanggar Pasal 114 (1) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika. Sedangkan Feri, dipersalahkan melanggar Pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika.           

Pembeli dan penjual sabu, menyatakan menerima putusan tersebut. "Terima yang mulia,"kata terdakwa, sebelum sidang ditutup.

Penulis: ay. Editor: gun.