Simalungun, hetanews.com - Sudarmono (37), warga Dusun III Desa Damakurat, Kecamatan Sipispis, Serdang Bedagai, terbukti lakoni jurtul judi Kim Hongkong, dan akhirnya divonis 7 bulan penjara.

Vonis hakim, pimpinan Novarina Manurung SH tersebut, dibacakan dalam persidangan, Senin (18/11/2019),  di PN Simalungun.           

Hukuman itu setengah lebih ringan dari tuntutan jaksa, Agus Vernando SH yang sebelumnya menuntut pidana penjara selama 14 bulan.

Terdakwa Sudarmono, dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 303 (1) ke-2 KUH Pidana.          

Sebagai penjual angka tebakan judi Kim Hongkong, Sudarmono ditangkap saksi polisi, Bismar Saragih, Bambang IR Purba dan Nurul Huda, pada Agustus 2019, lalu. 

Saat ditangkap, terdakwa sedang berada di kedai milik Tato Purba, di Desa Panduman, Kecamatan Raya Kahean.         

Dari terdakwa, petugas menyita buku tulis berisi angka tebakan judi, buku tafsir mimpi dan pulpen yang dinyatakan untuk dimusnahkan. 

Terdakwa juga mengakui, melakukan permainan judi tersebut, di depan umum tanpa ada ijin.

Dengan cara pembeli mendatanginya ke warung dan dituliskan di atas kertas, lalu diberikan kepada Girin, sebagai pengumpul rekap.

Lalu uangnya disetorkan kepada Anto (DPO). Sedangkan terdakwa mendapatkan upah 20 persen dari hasil penjualannya.