HETANEWS

Demo Mahasiswa di Medan, Desak Wali Kota Copot Kadis PU

Suasana unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor Wali Kota Medan, Senin (18/11/2019). (Foto/Lord)

Medan, hetanews.com  - Sejumlah massa dari berbagai elemen organisasi mahasiswa yang tergabung dalam wadah Dewan Presidium Mahadiswa Sumatera Utara, menggelar unjuk rasa, di Kantor Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (18/11/2019).

Mereka mendesak Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, untuk mencopot Plt Kepala Dinas PU, Khairul Syahnan, karena dianggap tidak becus dalam melakukan tugasnya.

Mahasiswa menilai, Khairul Syahnan diduga ikut serta dalam praktek lelang proyek, pada APBD tahun 2018, lalu. Dimana diketahui, pekerjaannya hingga saat ini belum selesai, tetapi pencairan dana sudah diselesaikan.

Dalam orasinya, mahasiswa menyebutkan, bahwa BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, telah menemukan kekurangan volume dari 43 paket pekerjaan APBD 2018,  di Dinas PU.

"Kekurangan nilai volume di Dinas PU mencapai Rp 5.943.322.476,- . BPK menilai APIP masing-masing Pemda tidak bekerja dengan baik,"seru Lukman Siregar, selaku Koordinator Aksi Mahasiswa tersebut.

Lanjut mereka, berdasarkan temuan BPK tersebut, perbuatan para pejabat di Dinas PU, telah melanggar UU RI Nomor 28 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bebas dari KKN.

"Perbuatan KKN juga telah melanggar instruksi presiden RI Nomor 5 Tahun 2004 tentang percepatan pemberantasan korupsi. Mereka juga melanggar Peraturan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2010 tentang  pengadaan barang dan jasa pemerintah Pasal 117 (1), “sambung orator mereka.

Sebab hal itulah, menurut mahasiswa, Plt Kadis PU, Khairul Syahnan, sudah tidak pantas lagi menduduki jabatannya.

Khairul dinilai mereka tidak mampu menjalankan tupoksinya dengan baik, karena terkesan membiarkan praktek curang, manipulatif, dan penuh kong kalikong dalam melaksanakan sejumlah pembangunan.

Di akhir, jika tuntutan mereka tak direspon, mahasiswa mengancam akan melakukan aksi demo dalam jumlah lebih besar.

Penulis: tim. Editor: gun.