HETANEWS

Sama-sama Beli Sabu untuk Dipakai, tapi Tuntutan Dua Terdakwa Ini Berbeda dari Jaksa yang Sama

Jaksa Viktor saat membacakan tuntutan 8 tahun penjara terhadap terdakwa Sofyan Pohan als Pian (42). (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa Viktor Purba SH, pada Kejaksaan Negeri Simalungun, menuntut  Sofyan Pohan als Pian (42) dengan pidana penjara 8 tahun denda Rp800 juta subsider 3 bulan penjara.

Terdakwa Sofyan Pohan, dalam dakwaannya, membeli sabu 0,12 gram (bruto) untuk dihisap.

Dalam kasus lainnya, jaksa yang sama dan di hari sidang yang sama, Senin (18/11/2019), menuntut terdakwa  Bima Hidayat (21) yang membeli sabu 0,15 gram (bruto), dituntut 24 bulan penjara.

Pian, penduduk  Huta I Kampung Pompa, Nagori Perlanaan, Kecamatan Bandar, ditangkap di rumahnya, pada Jumat (5/7).

Terdakwa Bima, tampak berdiri saat memohon keringanan hukuman, usai dituntut 24 bulan penjara oleh jaksa Viktor. (foto/ay)

Dengan barang bukti sabu dan peralatan untuk menghisap sabu seperti, bong, kaca pirex, jarum dan pipet.          

Sabu dibeli Pian sehari sebelum penangkapan, di areal kebun Socfindo Simpang Gambus Batu Bara dari Alul (DPO) untuk dipakai seharga Rp.150.

Setelah dipakai, di pinggir Sungai Bahbolon Perdagangan dan sisanya disimpan, di bawah tempat tidur.          

Terdakwa dipersalahkan melanggar Pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. Barang bukti sabu, kaca pirex yang sudah dibakar dinyatakan untuk dimusnahkan.

Penulis: ay. Editor: gun.